PENGARUH SCAFFOLDING PADA AKTIVITAS BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PENEMUAN TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA

Trisia Agustina, I Dewa Putu Nyeneng, Viyanti Viyanti

Abstract


Physics is one of the lessons which the students are less preferred because it has a high degree of difficulty, this factor causes the students reluctant to learn physics independently. This condition makes the students' physics learning activities becomes low, and it makes the learning achievement of physics becomes low too. This research was intended to investigate the influence of scaffolding in students' learning activities on their learning achievement by using guided discovery model. The research was conducted in X8 class of Al-Azhar 3 Senior High School Bandar Lampung, which consisted of 35 students. The sample class was chosen by using purposive sampling. This research design was one-shot case study. In this research, the data were obtained from the students’ learning activities and learning achievement. Furthermore, in order to test the influence, it was done by using correlation and simple linear regression. The results of research showed that there was influence of scaffolding in the students’ learning activities on their learning achievement by using guided discovery model which was 30%.

Fisika merupakan salah satu pelajaran yang kurang disukai siswa karena dianggap memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, faktor inilah yang menyebabkan siswa enggan belajar fisika secara mandiri. Hal ini berdampak pada rendahnya aktivitas belajar fisika siswa, dan menyebabkan hasil belajar siswa menjadi rendah juga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh scaffolding pada aktivitas belajar siswa terhadap hasil belajar menggunakan model penemuan terbimbing. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X8 SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung yang berjumlah 35 siswa. Pemilihan kelas sampel dengan menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan desain one-shot case study. Pada penelitian ini, diperoleh data aktivitas siswa dan hasil belajar. Selanjutnya untuk menguji pengaruh dilakukan dengan uji korelasi dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh scaffolding pada aktivitas siswa menggunakan model penemuan terbimbing terhadap hasil belajar siswa sebesar 30%.

Kata kunci: scaffolding, aktivitas belajar, model penemuan terbimbing, hasil belajar.


Full Text:

PDF

References


Djamarah dan Zain. 2010. Strategi Belajar dan Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Fajrin, Rizki Amalia. 2011. Penerapan Pendekatan Pembelajaran Scaffolding pada Mata Pelajaran Ekonomi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sma Brawijaya Smart School Malang (Studi Kasus pada Siswa Kelas X-5 SMA Brawijaya Smart School Malang). Skripsi Tidak Diterbitkan. Malang: FE Universitas Negeri Malang.

Gasong, D. 2007. Model Pemelajaran Konstruktivistik Sebagai Alternatif Mengatasi Masalah Pem-belajaran. [On line] tersedia: http://www.muhfida.com/konstruktivistik.doc. Diunduh 5 November 2012.

Markaban. (2006). Model Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Penemuan Terbimbing. Yogyakarta: Departemen Pendidikan Nasional, Pusat Pengembangan dan Penataran Guru Matematika.

Masruroh, Rahmawati. 2009. Eksperimentasi Pembelajaran Matematika Dengan Strategi Scaffolding dan Problem Based Learning Ditinjau Dari Aktivitas Siswa. Skripsi Tidak Diterbitkan. Malang: FE Universitas Negeri Malang.

Nasution, S. 2004. Didaktik Asas-asas Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Putra, Bayu Permana. 2009. Penerapan Pembelajaran dengan Pendekatan Scaffolding pada Pembelajaran Ekonomi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X-2 SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang. Skripsi Tidak Diterbitkan. Malang: FE Universitas Negeri Malang.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)



  Lisensi Creative Commons
The Copyright is reserved to The Journal of Physics Learning (Jurnal Pembelajaran Fisika) that is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.