PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION

Annisaa Nur Ardia, Syaifuddin Latief, Loliyana loliyana

Abstract


The problem in this research is the low of student learning outcomes. The issue is the model of cooperative group investigation can improve student learning outcomes on the theme of Cita-citaku. The purpose of this research is to determine the effectiveness of  cooperative group investigation model in improving student learning outcomes on the theme of Cita-citaku and Hebatnya Cita-citaku sub theme and for know the increase of the teacher performance. This  research uses classroom action research. the model used in this research is the GI with the stages according to Slavin. The research conducted on the theme of Cita-citaku, that were analyzed using descriptive qualitative research. The result on the first cycle with a mean value of 2.7 affective spiritual; Social 2.26; cognitive 69.677; psychomotor 1.96. On the second cycle the average value of affective spiritual premises of 2.76; Social 2.50; cognitive 90.645; psychomotor 2.52. Whereas the third cycle of spiritual affective value of 3.13; Social 3.06; cognitive 91.333; psychomotor 3.32.

Masalah dalam penelitian ini rendahnya hasil belajar Siswa.Permasalahannya adalah apakah model kooperatif tipe Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tema cita-citaku.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas model kooperatif tipe Group Investigation  (GI) dalam meningkatkan hasil belajar siswa tema “Cita-citaku”, sub tema “Hebatnya Cita-citaku”  dan  mengetahui peningkatan kinerja guru.Penelitian yangdigunakan adalah penelitian tindakan kelas. Model yang digunakan yaitu model kooperatif  tipeGIdengan tahapan menurut Slavin. Penelitian dilaksanakan pada kegiatan belajar tema “Cita-citaku”.Penelitian dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif.Hasil penelitian pada sikus Idengan rerata nilai afektifspiritual 2.7; sosial 2.26; kognitif 69,677; dan psikomotor 1.96. Siklus II dengan rerata nilai: afektif spiritual 2.76; sosial 2,50; kognitif 90,645; psikomotor 2.52. Sedangkan pada siklus III didapatkan rerata nilai: afektif spiritual 3.13; sosial 3.06; kognitif 91,333; dan psikomotor 3.32.

Kata kunci: group investigation, hasil belajar, model kooperatif.


References


Aribowo, N. 2013.Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Investigation Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Siswa Kelas V SD. Semarang: IKIP PGRI

Arikunto, S. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara

Hasan S, dkk. 2011. Model Cooperative Learning Tipe Group Investigation Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Perawatan Dan Perbaikan Sistem Refrigerasi. Bandung: UPI

Kunandar. 2013. Penilaian Autentik(Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik Berdasarkan Kurikulum 2013). Jakarta: Rajawali Pers

Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia.2013. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2013 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar Dan Menengah. Kemendikbud: Jakarta

Sekretaris Negara Republik Indonesia. 2003. Undang Undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: DPR

Wiriaatmadja, R. 2009. Metode Penelitian Tindakan Kelas. PT Remaja Bandung: Rosdakarya


Refbacks

  • There are currently no refbacks.