Hubungan Intensitas Bimbingan Orang Tua dan Pemberian Penguatan dengan Hasil Belajar Kelas IV SD

Laras Wahyu Ningsih, A. Sudirman, Yulina H.

Abstract


The purpose of this study was to determine the positive and significant relationship between the intensity of parental guidance in learning with learning outcomes, giving reinforcement by educators with learning outcomes, and the intensity of parental guidance in learning and giving reinforcement by educators together with the learning outcomes of MI Nurul Huda Sadar Sriwijaya. This type of research is ex-postfacto correlation. Data collection techniques were done by using observation, questionnaire, and documentation study. The data were analyzed by using product moment correlation and multiple correlation. The results of the study have a positive and significant relationship between the intensity of parental guidance in learning with learning outcomes (0.461/strong enough), giving reinforcement by educators with learning outcomes (0.421/strong enough) and the intensity of parental guidance in teaching and reinforcement by educators together with learning outcomes (0.563/strong enough)

 

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan positif dan signifikan antara intensitas bimbingan orang tua dalam belajar  dengan hasil belajar, pemberian penguatan oleh pendidik dengan hasil belajar, dan intensitas bimbingan orang tua dalam belajar dan pemberian penguatan oleh pendidik secara bersama-sama dengan hasil belajar MI Nurul Huda Sadar Sriwijaya. Jenis penelitian yaitu ex-postfacto korelasi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, angket, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan korelasi product moment dan multiple correlation. Hasil penelitian terdapat hubungan yang positif dan  signifikan antara intensitas bimbingan orang tua dalam belajar dengan hasil belajar (0.461/cukup kuat), pemberian penguatan oleh pendidik dengan hasil belajar (0.421/cukup kuat) dan intensitas bimbingan orang tua dalam belajar dan pemberian penguatan oleh pendidik secara bersama-sama dengan hasil belajar (0.563/cukup kuat).

 

Kata kunci: bimbingan, penguatan, hasil belajar.

References


Atmojo, Dwi Pudyastoowo. (2016). Pengaruh Pemberian Reward dan Reincforcement Negatif Terhadap Motivasi Belajar Siswa. Vol 5, No.27, PP 26.

Linda, Fitria. (2016) . Hubungan Pengasuhan Orang Tua dengan Penyesuaian Diri Siswa Terhadap Peraturan Sekolah. Vol 1. No 2. PP 4-5

Iriyani, Dwi. (2008) . Pengembangan Supervisi Klinis untuk Meningkatkan Keterampilan Dasar Mengajar Guru. Vol. 2 , No 2. PP 275-285.

Lampost. (2017). Lampung Timur Penyumbang TKI Terbesar di Lampung http://www.lampost.co/berita-lampung-timur-penyumbang-tki-terbesar-di-lampung. Diakses pada tanggal 22 November 2018 pukul 22.00 WIB.

Mulyaningsih, Indrati Endang. (2014). Hubungan Interaksi Sosial Keluarga, Motivasi Belajar, dan Kemadirian Belajar dengan Prestasi Belajar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. Vol 20, No 4, PP 441-451.

Muncarno, (2016). Statistik Pendidikan. Metro: Arthawara,. 96 hlm.

Saragih, Hasan. (2018). Kompetensi Minimal Seorang Guru Dalam Mengajar. Vol 5. No 1. PP 29-30.

Slameto. (2013). Belajar dan Faktor-Faktor yang mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta. 195 hlm.

Sulistyaningsih, Cahyani. (2011). Regulasi Diri Pada Peran Reinforcement Dalam Kemampuan Siswa Sd Selama Di Kelas. Jurnal Spirits Vol 2 No1 November 2011. 13 hlm. https://eprints.uns.ac.id/10691/1/189661611201112271.pdf. Diakses pada tanggal 28 Desember 2018 pukul 10.00 WIB

Munirman, Umar. (2015). Peranan Orang Tua dalam Peningkatan Prestasi Belajar Anak. Vol 1, No 1, PP 5-6.

Wasliman, (2015). Kebijakan Pendidikan Dari Filosofi Ke Implemantasi. Jakarta: CV. Pustaka Setia. 264 hlm


Refbacks

  • There are currently no refbacks.