Pengembangan Media Cerita Berbasis Kearifan Lokal Untuk Menanamkan Nilai Demokrasi

Ira Dwi Ananda, Pargito Pargito, Lilik Sabdaningtyas

Abstract


This study aimed to develop story media as effort to improve students' understanding and effectiveness of story media to maintain the independence of Indonesia to 5th Grade Public Elementary School I. Type of research was research and development. Population and sample was the 5th student as many as 40. Data collection techniques used observation and questionnaires. Data analysis technique used Borg and Gall, student activity sheet, easy, and benefits. It has a very good attractiveness (3.23), level of ease is very good (3.52), level of excellent utilization have score of 3,69. Media stories declared effective for use as a learning medium, based on data acquisition through the calculation of average gain (0,67). The score has reached an average score 0.3 <g? 0.7 which was included in the medium normalized gain classification.

Penelitian bertujuan mengembangkan media cerita dalam meningkatkan pemahaman siswa dan efektivitasnya pada materi mempertahankan kemerdekaan Indonesia Kelas V SD. Jenis penelitian menggunakan penelitian dan pengembangan. Populasi dan sampel adalah siswa Kelas V SD sebanyak 40. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan teknik Borg and Gall. Hasilnya media cerita yang menarik, mudah, dan manfaat memiliki tingkat kemenarikan sangat baik (3,23), tingkat kemudahan sangat baik (3,52), dan tingkat kemanfaatan sangat baik (3,69). Penggunaan media cerita dinyatakan efektif digunakan sebagai media pembelajaran berdasarkan perolehan rata-rata gain ternormalisasi sebesar 0,67 yang berarti telah mencapai rata-rata skor 0,3<g? 0,7 dan termasuk dalam klasifikasi gain ternormalisasi sedang.

Kata Kunci: media cerita, kearifan lokal, nilai demokrasi.


Full Text:

PDF

References


Alexon, dan Nana Syaodih Sukmadinata, 2010. Pengembang an model pembelajaran terpadu berbasis budaya untuk meningkatkan apresiasi siswa terhadap budaya lokal. Jurnal Penelitian. FKIP Universitas Bengkulu dan Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia Jurnal pendidikan. JPPI, Vol. 8, No. 2, Maret 2016, Hal. 4-15.

Anitah. 2009. Teknologi Pembelajaran. Surakarta: Yuma Pustaka.

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian-Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Arsyad, A. 2011. Media pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grapindo Persada.

Aylawati Sarwono, 2007. Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Smp Melalui Pembelajaran Dalam Kelompok Kecil Dengan Strategi Mastery Learning. Jurnal Bandung. SPs. LIPI.UPI.

Blaiklock. Ken E., 2008. Original Paper A Critique of the Use of Learning Stories to Assess the Learning Dispositions of Young Children. Journal Critical Analysis, Unitec Institute of Tech-nology. NZ Research in ECE Journal, Vol. 11, 2008, Hal. 1-8.

Daryanto. 2011. Media pembelajaran: Peranannya Sangat Penting Dalam Mencapai Tujuan Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.

Djamarah. 2006. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Hamalik, Oemar. 2011.Media Pendidikan. Bandung: Alumni.

Hasanah, Umrotul dan dan Lukman Nulhakim, 2015. Pengembangan Media Pem belajaran Film Animasi Sebagai Media Pembelajaran Konsep Fotosintesis. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA. JPPI, Vol. 1, No. 1, November 2015, Hal. 91-106 e-ISSN 2477-2038.

Indriana, Dina, 2011. Ragam Alat Bantu Media Pengajaran. Yogyakarta: DIVA Pres.

Isjoni, 2011. Cooperative Learning. Bandung: Alfabeta.

Kokom, Komalasari. 2011. Pembelajaran Kontektual. Konsep dan Aplikasi. Bandung: PT. Refika Aditama.

Majid, Abdul. 2002. Perencanaan Pembelajar an Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Novianti, Sudjarwo dan Pargito, 2015. Pengembangan Bahan Ajar Sejarah Berupa Cerita Rakyat Sebagai Wujud Kearifan Lokal. Tesis Pascasarjana Program Studi Pendidikan IPS Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung.

Noble. Karen. Robyn Henderson, 2008. Engaging with Images and St ories : U sing a Learning Approach to Develop Agency of Beginning "At-Risk" Pre-Service Teachers University of Southern Queensland. Journal. Australian Journal of T eacher Education Volume 33. Hal. 16-32.

Ryanti, Sri. 2011. Hubungan Antara Kecerdasan Emosi dan Efikasi Diri Akademik Pada Siswa-Siswi SMAN 2 Sleman. Skripsi. UIN. Yogyakarta. Jurnal pendidikan Vol.1 No. 2 Juni 2012 hal.15-25.

Riduwan. 2010. Metode dan Teknik Menyusun Proposal Penelitian. Bandung: Rosdakarya.

Rusman, 2012. Model-model Pembelajaran Kooperatif. Jakarta: Balai Pustaka.

Sadiman, Arif. 2008. Media Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sadiman, A. S., et al. 2008. Media Pendidikan Pengertian, Pengembang an, Dan Pemanfaatannya. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Sapriya . 2006. Konsep dasar IPS. Bandung: UPI Press.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata. 2007. Ilmu dan. Aplikasi Pendidikan. Bandung: Pedagogiana Press.

Sumaryanto, 2007. Metode Vokal Profesional. Jakarta: Gramedia.

Slameto . 2010 . Belajar dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Edisi revisi. Jakarta. Rineka cipta.

Sofan dan Iif, 2010. Proses Pembelajaran Inovatif dan. Kreatif Dalam Kelas. Jakarta: PT. Prestasi Pustakaraya.

Sumarmi, 2012. Model-Model Pembelajaran Geografi. Malang: Aditya Media Publishing.

Trianto. 2007. Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Kontruktivistik. Jakarta. Prestasi Pustaka.

Thobroni dan Arif Mustofa, 2011. Belajar dan Pembelajaran. Jogyakarta: Ar Ruzz Media.

Zainal Aqib, 2013. Profesionalisme Guru dalam Pembelajaran. Surabaya: Insan. Cendekia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.