Explosion Box as Learning Media of Ecosystem Components for Elementary School Student

Tsalats Zaidatul Nasriya, Wuri Wuryandani, Mulyono Mulyono

Abstract


Abstract: Explosion Box as Learning Media of Ecosystem Components for Elementary School Student. Objective: This research aims to describe the development of explosion box as learning media to deal with bored student in science learning to use textbooks. Method: Development of learning media in this study is implementing the Borg & Gall. Field test were conducted on 5th grade elementary school students in Blitar, Indonesia. Finding: The results showed that the Explosion Box as learning media was valid category with a material expert validation: 93.3%; design expert validation: 90%; expert validation: 90%. Results of trials: small group is 95.4% and large group is 94.4%. Data pre-test and post-test results: before using product is 70.3 and after using product is 85.9. Conclusion: Expert validation and student response questionnaires revealed that Explosion Box as learning media was very interesting and useful so that students do not get bored in the learning process.

Keywords: Elementary school student, Explosion Box, learning media.

 

Abstrak: Media Pembelajaran Explosion Box Materi Komponen Ekosistem untuk Siswa Sekolah Dasar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pengembangan media pembelajaran Explosion Box untuk menjawab kebosanan siswa dalam belajar menggunakan textbooks. Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini mengacu pada jenis pengembangan menurut Borg & Gall. Uji coba lapangan dilakukan pada siswa kelas 5 SD di Blitar, Indonesia. Temuan: Hasil menunjukkan bahwa media pembelajaran Explosion Box dinyatakan valid, dengan validasi ahli materi: 93,3%, ahli desain: 90%, ahli pembelajaran: 93,3%. Hasil uji coba menunjukkan kelompok kecil: 95,4% dan kelompok besar: 94,4%. Data hasil pre-test dan post-test menunjukkan nilai rata-rata sebelum menggunakan produk sebesar 70,3 dan setelah menggunakan produk sebesar 85,9. Kesimpulan: Validasi ahli dan respon siswa menyatakan bahwa media pembelajaran Explosion Box sangat menarik dan membantu siswa tidak bosan dalam proses pembelajaran.

Kata kunci: Siswa sekolah dasar, Explosion Box, media pembelajaran.


DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v11.i2.202115


Full Text:

PDF

References


Arifin, Z. (2011). Penelitian Pendidikan Metode dan Paradigma Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Arikunto, S. (2012). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Arsyad, A. (2011). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Aththibby, A. R. (2015). Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Animasi Flash Topik Bahasan Usaha dan Energi. Jurnal Pendidikan Fisika, 3 (2). Retrieved from https://doi.org/10.24127/jpf.v3i2.238

Azizah, I. M. (2016). Efektivitas Pembelajaran Menggunakan Permainan Tradisional Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Materi Gaya di Kelas IV MIN Ngronggot Nganjuk. Jurnal Dinamika Penelitian, 16, No. 2.

Botty, M., & Handoyo, A. (2018). Hubungan Kreativitas dengan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di MI Ma’had Islamy Palembang. JIP: Jurnal Lmiah PGMI., Vol. 4, No.

Desmita. (2014). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Eko Purwanto, A., Hendri, M., & Susanti, N. (2016). Studi Perbandingan Hasil Belajar Siswa Mengunakan Media Phet Simulations dengan Alat Peraga pada Pokok Bahasan Listrik Magnet di Kelas IX SMPN 12 Kabupaten Tebo. Jurnal Pendidikan Fisika, 1 (1), 22–27.

Gumrowi, A. (2016). Meningkatkan Hasil Belajar Listrik Dinamik Menggunakan Strategi Pembelajaran Team Assisted Individualization Melalui Simulasi Crocodile Physics. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 105–111. Retrieved from https://doi.org/10.24042/jpifalbiruni.v5i1.110

Harahap, M., & Siregar, L. M. (2018). Mengembangkan Sumber dan Media Pembelajaran. Retrieved from https://doi.org/10.13140/RG.2.2.19282.86721

Ichsan, I. Z., Sigit, D. V., & Miarsyah, M. (2019). Supplementary Book of Green Consumerism: An Innovation of Environmental Learning based on HOTS. Tadris: Jurnal Keguruan Dan Ilmu Tarbiyah, 4 (2), 135–144. Retrieved from https://doi.org/10.24042/tadris.v4i2.4689

Irfan, Muhiddin, & E. R. (2019). Pengembangan Media Pembelajaran IPA Berbasis Powerpoint di Sekolah Dasar. Indonesian Journal of Primary Education, Vol. 3, No(Media), 16–27.

Mahbub, M. Z., Kirana, T., & Poedjiastoeti, S. (2016). Development Of STAD Cooperative Baased Learning Set Assisted With Animation Media To Enhanche Student’s Learning Outcome In MTS. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 5 (2), 247–255. Retrieved from https://doi.org/10.15294/jpii.v5i2.6004

Niabatul, W. (2018). Pengembangan Medhia Explosion Box Tumrap Kawasisan Nulis Teks Geguritan Siswa Klas VII SMPN 26 Surabaya Tahun 2017-2018. Jurnal Baradha, Jurnal Mahasiswa UNESA.

OECD. (2015). PISA 2012 Results: What Students Know and Can Do – Student Performance in Reading, Mathematics and Science. Paris-France: OECD Publishing.

Paringan, O. (2018). Pengembangan Media Pembelajaran Exploding Box Pop Up 3D pada Pembelajaran Tematik Tema 5 Subtema 1 di Kelas IV Sekolah Dasar. University of Muhammadiyah Malang.

Peppler, K. A., & Kafai., Y. B. (2007). From supergoo to scratch: Exploring creative digital media production in informal learning. Learning, Media, and Technology.

Endah, RA. (2016). Kreasi Cantik Exploding Box. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Ricardo, R., & Meilani, R. I. (2017). Impak minat dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 2 (2), 188–201.

Setyosari, P. (2015). Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan. Jakarta: Prenada Media.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Jurnal Pendidikan Progresif

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


View My Stats

Creative Commons License
The copyright is reserved to The Jurnal Pendidikan Progresif that is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.