Bermain Pembangunan Meningkatkan Kemampuan Meniru Bentuk

Woro Puspita Ningrum, Een Y Haenilah, Sasmiati Sasmiati

Abstract


The problem of this research was children aged 5-6 years old faced difficulties in imitating the shape. The purpose of this research was to determine the influence of construction play toward children ability to imitate the shape aged 5-6 years old. The research was conducted in TK insan mandiri Bandar Lampung. This research was used association causal method. The research sample were 22 children aged 5-6 years old that taken from the population of 125 children. The data were collected by using observation and documentation and analyzed by using simple regression experiment. The analysis result showed that there was an influences of construction play toward children ability in imitating the shape at TK insan mandiri bandar Lampung.

Masalah penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun mengalami kesulitan dalam meniru bentuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain pembangunan terhadap kemampuan meniru bentuk pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian dilaksanakan di TK Insan Mandiri Bandar Lampung. Jenis penelitian ini menggunakan metode asosiatif kausal. Sampel penelitian ini berjumlah 22 anak usia 5-6 tahun yang diambil dari populasi sebanyak 125 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada pengaruh bermain pembangunan terhadap kemampuan meniru bentuk pada anak usia 5-6 tahun di TK Insan Mandiri Bandar Lampung.

Kata kunci: anak usia dini, bermain pembangunan, meniru bentuk.


References


Brendon. 2016. Active Play Exploring The Influences on Childrens School Playground Activities. American Journal of Play. Volume 8. Number 3. [Online]. http://www.journalofplay.org/size/www.journalofplay.org/files/pdf-articles/8-3-article-active-play.pdf. Diakses pada tanggal 31 Mei 2017

Hurlock. 2010. Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.

Latif. 2013. Orientasi Baru Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Melani. 2015. Hubungan Antara Aktivitas Bermain Pembangunan dengan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung.(Jurnal Penelitian). https://jurnal.fkip.unila.ac.id. Diakses pada tanggal 1 Juni 2017

Montolalu. 2013. Bermain dan Permainan Anak. Jakarta:Universitas Terbuka.

Musfiroh. 2003. Pengembangan Kecerdasan Majemuk. Jakarta: Universitas Terbuka.

Piaget dan Barbel. 2010. Psikologi Anak. Diterjemahkan oleh Miftahul Jannah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Putri. 2016. Pengaruh Bermain Konstruktif terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Kelompok A2 Rabaitulmutaallim Tegalinggah Singaraja. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. (Jurnal Penelitian)https://ejournal.undiksha.ac.id. Diakses pada tanggal 25 Agustus 2017.

Sujiono. 2010. Bermain Kreatif Berbasis Kecerdasan Jamak. Jakarta: PT Indeks.

Sujiono. 2013. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT. Indeks.

Tedjasaputra. 2001. Bermain, Mainan, dan Permainan untuk Anak Usia Dini. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Thobroni. 2015. Belajar dan Pembelajaran: Teori dan Praktik. Yogyakarta: Ar-Ruz Media.

Yulianti. 2009. Permainan yang Meningkatkan Kecerdasan Anak Modern dan Tradisional. Jakarta: Laskar Aksara.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.