IMPLEMENTASI BERMAIN BALOK UNIT DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN VISUAL SPASIAL ANAK USIA DINI

Anita Anita, Baharuddin Risyak, Maman Surahman

Abstract


The problem of this research was the low visual spatial intelligence development of children aged 5-6 years old at Citra Melatis kindergarten Bandar Lampung. This research aimed to determine the relationship of unit blocks playing with visual spatial intelligence development. The method used was correlational method. Data were collected by using observation and documentation, and analyzed by using Spearman Rank test analysis. The result showed that there was correlation between unit blocks playing with children visual spatial intelligence development. It was proved from the calculation of the Spearman Rank correlation as much as 0,918 ( P<0.05).

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya perkembangan kecerdasan visual spasial anak usia 5-6 tahun di TK Citra Melati Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara bermain balok unit dengan perkembangan kecerdasan visual spasial anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah metode Korelasional. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara bermain balok unit dengan perkembangan kecerdasan visual spasial. Hal ini dibuktikan dari hasil perhitungan korelasi spearman rank sebesar 0,918 (P<0.05 ).

Kata kunci: anak usia dini, kecerdasan, bermain, visual spasial.



References


Djuniartiningsih. 2012. Penerapan Metode Bermain Balok Dapat Meningkatkan Kreativitas Anak Kelompok B di TK Merpati Pos. [Online]. Tersedia di http://ejournal.unesa.ac.id/article/1033/19/article.pdf [diakses 20 Maret 2016].

Departemen Pendidikan Nasional. 2003. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.

Fadhillah. 2014. Edutaiment Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Menciptakan Pembelajaran Menarik, Kreatif, Dan Menyenangkan. Jakarta: Kencana.

Gardner, H. 2013. Kecerdasan Majemuk: Teori dalam Praktek. Batam: Interaksara.

Mulyasa. 2012. Manajemen PAUD. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Musfiroh, T. 2005. Bermain Sambil Belajar Dan Mengasah Kecerdasan. Jakarta: Depdiknas.

Nazilah. Peningkatan Kemampuan Kognitif Melalui Penggunaan Media Balok Pada Anak Usia 4-5 Tahun. [Online]. Tersedia di http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/2353/2286. [diakses 29 Maret 2016].

Rosidah, L. 2014. Peningkatan Kecerdasan Visual Spasial Anak Usia Dini Melalui Permainan Maze. Jurnal Pendidikan usia Dini. Vol 8 Edisi 2 [Online]. Tersedia di http://pps.unj.ac.id/journal/jpud/article/view/78/78. [diakses 16 Maret 2016].

Sujiono, Y. N. 2010. Bermain Kreatif Berbasis Kecerdasan Jamak. Jakarta: PT. Indeks.

Sujiono, Y. N. 2013. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT. Indeks.

Sulistiyani, S. 2012. Pembelajatan Atraktif dan 100 Permainan Kreatif Untuk PAUD. Bandung: Andi Offset.

Sumarni, S. 2009. Peningkatan Kecerdasan Jamak Anak Usia Dini Melalui Bermain. Forum Kependidikan. Vol. 28. No. 2. [Online]. Tersedia di http://eprints.unsri.ac.id/id/eprints/3883. [diakses 20 Maret 2016].

Suyadi. 2014. Teori Pembelajaran Anak Usia Dini Dalam Kajian Neurosains. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Pendidikan Anak