PENGARUH LATIHAN SQUAT-JUMP DAN SKIPPING TERHADAP PENINGKATAN POWER TUNGKAI PADA TENDANGAN PENALTI

Ferdi Zulkarnain, Wiyono Wiyono, Suranto Suranto

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan, antara latihan squat jump dan latihan skipping terhadap peningkatan power tungkai pada tendangan pinalti dalam permainan sepakbola siswa putra SMP Negeri 1 Purbolinggo Lampung Timur.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain penelitian Pre test- Post test Group Design. Sampel sebanyak 94 siswa yang dibagi kedalam tiga kelompok yaitu, kelompok eksperimen latihan squat jumps, kelompok eksperiment latihan skipping dan kelompok kontrol. Frekuensi latihan 3 kali dalam seminggu, sebanyak 2-4 set dengan repetisi 8 kali tiap set dan waktu istirahat 2 menit tiap set. Program latihan diberikan selama 8 minggu. Teknik Analisis data yang digunakan adalah Analisis Varians dan dilanjutkan dengan uji beda.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa latihan squat jumps dapat meningkatkan power otot tungkai secara signifikan (thitung 10,85 > ttabel2,04) begitu pula latihan skipping menunjukkan peningkatan secara signifikan (thitung 10,98 > ttabel2,04). Sedangkan antara latihan squat jumps maupun latihan skipping tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap peningkatan power tungkai pada siswa yang mengikuti pembinaan sepakbola di SMP Negeri 1 Purbolinggo Lampung Timur. Hasil penelitian ini disarankan bahwa untuk meningkatkan power tungkai dapat menggunakan salah satu model latihan tersebut.

Full Text:

PDF

References


A. Chu Donald. 2010. Plyometrics for Youth. http://www.donchu.com/articles/ article7/. Diakses 7 Oktober 2008, 14.30 WIB.

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. Brandon, Raphael. 2006. Resistance Training The Next Level. London:Peak Performance Bompa, Tudor O. (1994) Theory and Methodology of Training, The Key to Athletic Performance, second edition. Kendall/hunt Publishing company, USA. Bowers, et Al. 1992. Sport Physiology 3rd Edition, Wm C. Brown Publisher, Dubuque, United States Of America Depdiknas, 2003. Sistem Pendidikan Nasional. Kurikulum SD/MI, SMP/Tsanawiyah dan SMA/MA serta SMK, Jakarta, Dirjen Dikdasmen Harsono, 1988. Harsono. (1988). Coaching dan Aspek-Aspek Psikologis dalam Coaching. Jakarta. CV. Tambak Kusuma. Harsono. 2001. Latihan Kondisi Fisik. FPOK-UPI. Bandung. ----------.2004. Perencanaan Program Latihan. FPOK-UPI. Bandung.

Hermawan, Rahmat. 2002. Ilmu Faal. Bandar Lampung: Universitas Lampung.

Hidayat, Imam. 1999. Biomekanika. Bandung: Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bandung. Lampung, Universitas. 2007. Format Penulisan Karya Ilmiah. Bandar Lampung: Universitas Lampung.

Lubis, Johansyah. Mengenal Latihan Pliometrik. http : // www.koni.or.id / files / documents / journal/4.%20Mengenal%20Latihan%20Pliometrik.pdf. Diakses 7 Oktober 2008, 15.32 WIB. M. Sajoto. 1988. Pembinaan Kondisi Fisik dalam Olahraga. Jakarta: Depdikbud. Masyhuri dan Zainudin, M. 2009. Metode Penelian Pendekatan Praktis dan Aplikatif. Bandung: Refika Aditama Bandung. Muhajir. 2007. Konsep Dasar Penjas. Bandung: Erlang


Refbacks

  • There are currently no refbacks.