Pengaruh Latihan Circuit training Untuk Peningkatan Power Otot Tungkai dan Power Otot Lengan Dojo KKI Lampung Utara

Yoga Herlambang, Fransiskus Nurseto, Joan Siswoyo, Surisman Surisman

Sari


Latihan circuit training merupakan metode latihan yang dirancang untuk meningkatkan kekuatan dan daya eksplosif otot melalui kombinasi gerakan intensif dalam interval waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan circuit training terhadap peningkatan power otot tungkai dan power otot lengan menggunakan pendekatan N-Gain Score. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pre-test dan post-test pada 20 subjek yang terdiri dari atlet pemula. Program latihan dilaksanakan 12 kali pertemuan selama 4 minggu dengan frekuensi tiga kali seminggu, pengukuran power otot tungkai dilakukan menggunakan tes vertical jump, sedangkan power otot lengan diukur melalui medicine ball throw.
Analisis data menggunakan uji T taraf signifikan 5% dan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukan (1) Ada pengaruh signifikan latihan circuit training untuk peningkatan power otot tungkai dengan test vertical jump pada kohai karate dengan nilai uji T (P=0,001<0,05) dan nilai N-Gain score 0,589 (kategori sedang)atau 58,9% dengan (kategori cukup efektif) (2) Ada pengaruh signifikan latihan circuit training untuk peningkatan power otot lengan dengan test medicine ball pada kohai karate dengan nilai uji T (P=0,001<0,05)dan nilai N-Gain score 59,9 (kategori sedang) atau 59,95% (kategori cukup efektif), dari penjeleasan tersebut kedua nya mengindikasikan bahwa latihan circuit training memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kedua variabel.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah, latihan circuit training secara signifikan efektif dalam meningkatkan power otot tungkai dan power otot lengan pada atlet pemula dengan tingkat peningkatan yang masuk dalam kategori sedang dan cukup efektif. Penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan program latihan olahraga berbasis circuit training dan bisa diterapkan pada kelas-kelas kecil atau dojo-dojo karate


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arikunto, Suharsimi. (2009). Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek. Rineka Cipta, Jakarta.

Darisman, E. K., Prasetiyo, R., & Bayu, W. I. (2021). Belajar Psikologi Olahraga Sebuah Teori Dan Aplikasi Dalam Olahraga. Jakad Media Publishing, Surabaya.

Dwijayanti, K., & Supriyoko, A. (2020). Peningkatan Pembelajaran Gerak Lokomotor Meng-Gunakan Model Aktivitas Sirkuit (MAS) Melalui Pos Kemampuan Anak Siswa Sekolah Dasar. Journal of Physical Activity (JPA), 1(2): 91-101.

Hanif, A. S., & Setiawan, I. (2021). Asas, Sejarah, dan Falsafah Olahraga. PT. Raja Grafindo Persada, Depok.

Harsono. (2017). Kepelatihan Olahraga: Teori dan Metodologi. PTRemaja Rosdakarya, Bandung.

Jujur, Gunawan, Manullang., Widya, H., & Bambang, H. (2022). Kontribusi Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Banyaknya Tendangan Mawashipada Atlet Karate Wadokai Dojouniversitas PGRI Palembang. Jurnal Keolahragaan. 1(2), 70-75.

Pasrah, Apriani., Aref, Vai., & Agus, Sulastio. (2020). Sports Achievement Development Survei Karate At Tembilahan Karate Club Indragiri Hilir District. JOM FKIP. 7(2), 1-11.

Sajoto. 1995. Peningkatan Dan Pembinaan Kekuatan Kondisi Fisik Dalam Olahraga. Dahara Prize, Semarang.

Suryanata, I., Yasa, I. M., & Santika, I. N. A. (2018). Pelatihan Double Dot Drill 2 Repetisi 3 Set Meningkatkan Kelincahan Siswa Putra Peserta Ekstra Kurikuler Pencak Silat SMP Negeri 1 Kuta Selatan Tahun Pelajaran 2016/2017. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi. 4(1), 33-38.

Zatsiorsky, V. M., Kraemer, W. J., & Fry, A. C. (2020). Science And Practice Of Strength Training. Human Kinetics. USA.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc-nd4.footer##

Gedung H, FKIP Universitas Lampung.

Jln. Prof. Dr. Soemantri Brojonegoro No.1 Rajabasa

Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung

Indonesia

 

Published by Mason Publishing, part of the George Mason University Libraries.

Mason Publishing Logo