Meningkatkan Skill Bahasa Inggris Mahasiswa Program Studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya melalui Pembelajaran Debat Bahasa Inggris

Ni Luh Putu Krisnawati

Abstract


Di era globalisasi ini, bahasa Inggris telah menjadi bahasa utama untuk pendidikan dan teknologi, bisnis, kesehatan, hukum dan lain-lain. Bahasa Inggris telah diakui oleh semua orang di dunia, jika mereka ingin bersaing dalam setiap aspek kehidupan yang harus mereka kuasai adalah bahasa Inggris. Peneliti dan guru diharuskan untuk menjadi kreatif dan inovatif dalam mengembangkan rencana pelajaran untuk belajar bahasa Inggris, salah satu cara untuk mengajar bahasa Inggris adalah dengan mengajarkan debat kompetitif dalam Bahasa Inggris. Debat adalah proses komunikasi dimana peserta diwajibkan untuk mengusulkan atau menentang suatu topik tertentu. Dalam melakukan debat, peserta atau yang dikenal sebagai pendebat harus memanfaatkan semua kemampuan mereka pada saat yang sama seperti kemampuan berbicara, keterampilan mendengar dan keterampilan berpikir kritis. Keterampilan ini sebenarnya adalah dasar untuk mengembangkan kemampuan dasar berbahasa Inggris. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini (1) kemampuan skill berbahasa Inggris  yang mana saja yang dapat dikembangkan dengan cara mengajar bahasa Inggris melalui latihan debat dan (2) apakah dengan mempelajari debat dapat secara signifikan mempengaruhi perkembangan Bahasa Inggris mahasiswa, dan (3) bagaimana cara mengajar Bahasa Inggris melalui praktik debat. Responden dari penelitian ini adalah siswa semester 1-3 Jurusan Bahasa Inggris, Universitas Udayana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam mendeskripsikan temuan dan metode observasi juga dilakukan untuk mengetahui peningkatan kemampuan bahasa Inggris yang dilakukan oleh siswa. Temuan menunjukkan bahwa belajar bahasa Inggris melalui praktik debat dapat memberi beberapa manfaat seperti berbagi pendapat tentang isu-isu tertentu, meningkatkan kepercayaan siswa untuk berbicara di depan umum, mengembangkan keterampilan bahasa, memperbaiki pemikiran kritis dan merangsang siswa intelektual untuk memecahkan masalah dan memberikan resolusi. Dan terakhir, temuan juga menunjukkan bahwa belajar bahasa Inggris melalui praktik debat dapat mengembangkan kemampuan berbicara, keterampilan mendengar, keterampilan membaca dan keterampilan menulis teks argumentatif.

 

Kata Kunci: debat, skill dasar bahasa inggris, pengajaran



DOI: http://dx.doi.org/10.23960/aksara/v20i1.pp44-54

Full Text:

PDF

References


Garrett M, Schoener L, Hood L. (1996). Debate: A teaching strategy to improve verbal communication and critical-thinking skills. Nurse Education. 21: 37-48.

Tumposky NR. (2004). The debate debate. The Clearing House. 78: 42-55.

Elliot LB. (1993). Using debates to teach the psychology of women. Teaching Psychol. 20(1): 35-38.

Moeller TG. (1985). Using classroom debates in teaching developmental psychology. Teaching Psychol. 12(4): 207-209.

Combs HW, Borne G. (1989). The impact of marketing debates on oral communication skills. Bulletin. 52(2): 21-25.

Freely AJ. (1986). Argumentation and debate. (6thed). Belmont, CA: Wadsworth Co. 248-251.

Griswold LS. (1999). Debate as a teaching strategy. The American Journal of Occupational Therapy. 54: 427-428.

Pernecky M. (1997). Debate for the economics class-and others. College Teaching. 45: 136-138.

Hamdani. (2011). Strategi belajar mengajar. Bandung: Pustaka Setia


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




View My Stats

Creative Commons License
The copyright is reserved to The AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra that is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.