Makna dan Fungsi Mantra Kejawen Aji Seduluran bagi Kehidupan Kolektif Masyarakat Kecamatan Pager Rejo Kabupaten Mojokerto Jawa Timur

Shinta Emilia Ervita

Abstract


 

Abstrak:

Penelitian ini membahas mengenai salah satu mantra Jawa yang masih diyakini oleh  masyarakat Desa Pager Rejo Kabupaten Mojokerto Jawa Timur. Penelitian yang bertujuan untuk mengungkap makna dan fungsi Mantra Aji Seduluran yang masih diyakini oleh masyarakat tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan dua teori, teori Alan Dundes digunakkan sebagai acuan untuk fungsi dari mantra dan teori Roland Barthes digunakkan sebagai acuan untuk makna dari mantra. Beberapa aspek yang akan diteliti adalah untuk mengungkapkan fungsi dan makna berdasarkan tradisi masyarakat Desa Pager Rejo. Data yang dikumpulkan berupa mantra dan cara pengucapan bagi masyarakat terkait, dan beberapa penjelasan dari masyarakat mengenai asal-usul dan kegunaan mantra tersebut bagi masyarakat terkait. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa mantra yang diyakini oleh masyarakat Desa Pager Rejo. Hasil dari penelitian ini adalah mengungkapkan makna dan fungsi mantra Aji Seduluran bagi masyarakat tersebut.

 

Kata Kunci: Mantra Jawa, Puisi Lisan, Masyarakat Jawa

 

Abstract:

This study talks about of Javanese spells which is still believed by the people of Pager Rejo Village, District of Mojokerto, East Java. This study aims to reveal the meaning and the function of the spell named Aji Seduluran which is still believed by those people. This study uses qualitative research method with two theories, the theory of Alan Dundes is used as the reference for the function of the spell, and the theory of Roland Barthes is used as the reference for the meaning of the spell. Some aspects that will be studied are used to reveal the function and the meaning of Aji Seduluran spell based on the tradition of the people of Pager Rejo Village. The data that have been collected are the spell and the pronunciation to the related people, and some explanations of the people about the origin and the function of the spell for the related people. The data source used in this study is the spell which is believed by the people of the Pager Rejo Village. The result of this study is revealing the meaning and the function of the spell itself.

 

Keywords: Javanese Spells, Oral Poetry, Javanese Society  

Full Text:

PDF

References


Budiharso, Teguh. Simbol Literal dan Kontekstual Mantra Jawa Aji Seduluran. 2014. Kontruksivisme, Vol. 6, No. 2.

Danandjaja, J. 1994. Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-lain. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Endraswara, Suwardi. 2009. Metodologi Penelitian Folklor. Jakarta: PT. Buku Kita.

Pradopo, Rachmat Djoko. 1987. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sobur, Alex. 2004. Semiotika Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sorayah, Yayah. Fungsi dan Makna Mantra Tandur di Desa Karangnunggal Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur. Progam Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Universitas Pendidikan Indonesia.

Suantoko. 2016. Fungsi Sastra Lisan “Tanduk” Masyarakat Genoharjo Kabupaten Tuban Bagi Masyarakat Pendukungnya. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, Vol. 16, No. 2, hlm. 246-256, diakses pada tanggal 27 Mei 2018.

Sudikan, S.Y. 2014. Metode Penelitian Sastra Lisan. Lamongan: Pustaka Ilalang Group.

Purwadi. 2009. Folklor Jawa. Yogyakarta: Pura Pustaka Yogyakarta.

Lustyantie, Ninuk. 2012. Pendekatan Semiotik Model Roland Barthes dalam Karya Sastra Perancis. Seminar Nasional FIB UI. Jakarta. 19 Desember 2012.

Pradopo, Djoko Rahmad. 2003. “Penelitian Sastra dengan Pendekatan Semiotik” dalam buku Teori Penelitian Sastra. Yogyakarta: IKIP Muhammadiyah Yogyakarta.

Ratna, Nyoman Kutha. 2012. Penelitian Sastra: Teori, Metode, dan Teknik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Zoest, Aart van. 1978. Semiotika. Jakarta: Yayasan Sumber Agumg.

Krisyantono, Rachmat. 2007. Teknis Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.