Pengembangan Bahan Ajar Modul Pendidikan Agama Katolik Berbasis Moral Reasoning

Andreas Sunaryo, Nandang Kosasih Ananda, Herpratiwi Herpratiwi

Abstract


The purpose of this study is to describe: 1) the condition of existing teaching materials and the potential of teaching materials to be developed, 2) effectiveness, 3) efficiency, and 4) attractiveness. This research approach uses Research and Development. The research was conducted at SMA Xaverius Pahoman, SMA Xaverius Pringsewu and SMU Bhakti Baradatu. Data collection uses observation, unstructured interviews, questionnaires and tests. Data were analyzed statistically descriptive and n-Gain. The conclusions of this study are: 1) the learning condition is still teacher-centered, the characteristics of students aged 15-17 years are less motivated to learn to use book learning resources, so that the potential to be developed in the form of module teaching materials. 2) effective module product with category index gain high, everage value of n-Gain experimental class 14,91> control class 14, 71. 3) efficient use of module used in learning, with efficiency values of 1,5. 4) The appeal of modules in the category of interest (88.85%).

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan : 1) kondisi bahan ajar yang ada dan potensi bahan ajar yang akan dikembangkan, 2) efektifitas, 3) efisiensi, dan 4) kemenarikan. Pendekatan penelitian ini mengunakan Penelitian dan Pemgembangan. Penelitian dilakukan di SMA Xaverius Pahoman, SMA Xaverius Pringsewu dan SMU Bhakti Baradatu. Pengumpulan data mengunakan observasi, wawancara tidak terstruktur, angket dan tes. Data dianalisis secara statistik deskriptif dan n-Gain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah : 1) kondisi pembelajaran masih berpusat pada guru, karakteristik siswa usia 15-17 tahun kurang termotivasi untuk belajar menggunakan sumber belajar buku paket, sehingga berpotensi untuk dikembangkan bahan ajar berupa modul . 2) produk modul efektif dengan kategori tinggi, nilai n-Gain kelas eksperimen 14.91> kelas kontrol 14,71. 3) penggunaan modul efisien digunakan dalam pembelajaran, dengan nilai efisiensi 1,5. 4) Daya tarik modul dalam kategori menarik (88,85%).

Kata Kunci : bahan ajar, modul, moral reasoning


Full Text:

PDF

References


Adisusilo, S. 2014 . Pembelajaran Nilai Karakter. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Aman, Peter C. 2016. Moral Dasar. Prinsip-prinsip Pokok Hidup Kristiani. Jakarta : Obor.

Arends, R. 1997. Classroom Intrukctional Management . New York : The Mc Graw- Hill Company.

Chang, William. 2001. Pengantar Teologi Moral. Yogyakarta: Kanisius

Crain, W. 2014. Teori Perkembangan- Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar .

Direktorat Jendral Peningkatan Mutu Pendidikan dan Pelatihan . 2006. Prosedur Pengembangan Modul. Dan Pengembangan Diklat : Jakarta. Depdikbud.

Emiyan, M. 2001. Teologi Keluarga . Yogyakarta: Kanisius.

Kesuma, D. 2012. Pendidikan karakter Utuh dan Menyeluruh . Yogyakarta : Kanisius .

Kolhberg, Lawrence. 1982. Essays on Moral Development. The Philosophy of Moral Development. Vol. 1. San Fransisco : Harper & Row, Publishers.

Kolhberg, Lawrence. 1984. Essays on Moral Development. The Philosophy of Moral Development. Vol. 2. San Fransisco : Harper & Row, Publishers.

Lickona, T. 2012. Educating For Charakter . Jakarta : PT. Bumi Aksara.

Nawawi, Ahmad, and P. L. B. Jurusan2011. "Pentingnya Pendidikan Nilai Moral bagi Generasi Penerus." Jurnal Kependidikan: Insania 16.2.

Novita, B. Dian, Soegianto Ali, and Yeremias Jena. 2013"Diskusi dilema moral dalam peningkatan kemampuan penalaran etika." Jurnal Widya Medika 1.1

Raharjo, Nisita Paramitasari, and Endang Kiswara . 2012. Dampak Komitmen dan Moral Reasoning terhadap Respon Auditor dalam Pengaruh Tekanan Sosial (Studi Eksperimental Semu terhadap Auditor di Kantor Akuntan Publik Asing). Diss. Fakultas Ekonomika dan Bisnis. E-Journal Universitas Diponogoro

Suparno., P. 2002. Pendidikan Budi Pekerti di Sekolah. Jogyakarta: Kanisius

Siti Rohmah Nurhayati. 2006. Telaah Kritis terhadap Trori Perkembangan Moral Lawrence Kohlberg. Universitas Negeri Yogyakarta Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Paradigma, No. 02 Th. I, Juli

Susilawati, Samsul. 2013 "Mengubah Metode Pendidikan Moral Kohlberg dalam Pembelajaran. " el-hikmah..

Teuku _Ramli. Pendekatan-Pendekatan Pendidikan Nilai Dan Implementasi Dalam Pendidikan Budi Pekerti dalam www. Depdiknas.goid/jurnal/26/pendekatan Pendidikan. Kamis, 12 Mei 2016. Pukul 10.10 WIB

Trianto. 2014. Mendesain model Pembelajaran, Inovatif, Progesif dan Kontekstual. Jakarta: Prenadamedia Group.

Wisesa. Anggara. 2011. Integritas Moral dalam Konteks Pengambilan Keputusan Etis. Jurnal Manajemen Teknologi 10.1): 82-92

Yusuf, Munawir. 2013. Hubungan antara Moral Judgment Maturity dengan Perilaku Menyontek pada Siswa Kelas X SMA Negeri 8 Surakarta. Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa 2.4 Des


Refbacks

  • There are currently no refbacks.