PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN PERMAINAN TEBAK KATA

Emi Sulasmi, Adelina Hasyim, Syarifuddin Dahlan

Abstract


The research aimed to analyze: (1) Increasing students motivation after being given word games crush in group guidance service (2) Increasing students learning motivation through group guidance service by using word games crush in students who have initial high learning motivation, medium, and low. Research method used was experimental method, that was Pre-experimental Design One-Group Pretest-Posttest Design. The research was conducted in SMP Negeri 5 Natar South Lampung academic year 2012/2013. The sampling technique used was purposive sampling. The analysis technique used descriptive quantitative and qualitative. Hypothesis testing used wilcoxon,t pair sampling, and Mann-Whitney testing.From the research it can be concluded (1) there is an increase in learning motivation through group guidance by using word games crush with increasing mean 37,8%, (2) there is student learning motivation through group guidance in students who have high, medium, and low initial motivation with increasing mean for each 19,98%, 33,66%, and 92,29%.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) Peningkatan motivasi belajar siswa setelah diberi permainan tebak kata dalam layanan bimbingan kelompok (2) Peningkatan motivasi belajar siswa melalui layanan bimbingan kelompok dengan permainan tebak kata pada siswa yang memiliki motivasi belajar awal tinggi, sedang, dan rendah. Metode peneltian yang digunakan adalah metode eksperimen yaitu Pre-eksperimental Design One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 5 Natar Lampung Selatan tahun pelajaran 2012/2013. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantiatif dan kualitatif. Pengujian hipotesis menggunakan uji wilcoxon, t sampel berpasangan, dan uji Mann-Whitney.Hasil penelitian disimpulkan (1) ada peningkatan motivasi belajar melalui bimbingan kelompok dengan permainan tebak kata dengan rata-rata peningkatan 37,8%, (2) ada peningkatan motivasi belajar siswa melalui layanan bimbingan kelompok pada siswa yang memiliki motivasi awal tinggi, sedang, dan rendah dengan rata-rata peningkatan masing-masing 19,98%, 33,66%, dan 92,29%.

Kata kunci: bimbingan kelompok, permainan tebak kata, motivasi


Full Text:

PDF

References


Ahmadi, Abu dan Supriyono, Widodo. 2004. Psikologi Belajar (Edisi Revisi). Jakarta : Rineka Cipta

Arikunto S. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta

_______2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Bandung: Rineka Cipta.

_____2005. Tes Prestasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Azwar, Saifuddin. 2009. Sikap Manusia, Teori, dan Pengukurannya. Yogjakarta: Pustaka Pelajar.

Basrowi dan Akhmad Kasinu. 2006. Metodelogi Penelitian Sosial. Kediri: Jenggala Pustaka Utama.

MGBK Jawa Barat, 2008. Bimbingan Konseling di Sekolah. Bandung:UPI.

Dimyati, dan Mudjiono, 2002. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta dan Depdikbud

Djamarah, Bahri, Syaiful. 2000, Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: PT. Rineka Cpta

Gibson, Robert L, 2011, Bimbingan Konseling, Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Hartinah, Siti, 2009, Konsep Dasar Bimbingan Kelompok. Bandung: PT. Refika Aditama

Hikmawati, Fenti, 2011. Bimbingan Konseling, Edisi Revisi 2, Jakarta; PT. Raja Grafindo Press.

Huda, Miftahul, 2011, Cooperatif Learning, Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Kumalanty, Lisa. 2009. Bimbingan Konseling di Sekolah. Bandung:UPI

Kelompok Sebaya Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar siswa (Studi Eksperimen Kuasi Terhadap Siswa Kelas 8 SMP Kristen 3 PENABUR, Jakarta). (Tesis). UPI. (http://repository.upi.edu/tesisview.p hp, diakses 15 juni 2012 pukul 14.00 WIB)

Lubis, Namora Lumongga, 1997. Memahami dasar-dasar Konseling. Jakarta: Kencana Prenada Group.

Makmun, Abin Syamsuddin, 2007. Psikologi Kependidikan. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.

Martini, Nina Ariyani. 2010. Psikologi Perpustakaan. Jakarta: UT.

Maufur, Hasan Fauzi, 2009. Sejuta Jurus Mengajar Mengasikkan, Semarang: PT.Sindur Pres.

Nurihsan, Achmad Juntika. 2009.Bimbingan dan Konseling Dalam Berbagai Latar Kehidupan. Bandung : PT. Grafika Aditama

Prawiradilaga, Dewi Salam, 2008. Prinsip Disain Pembelajaran.Jakarta:Prenada Media Group.

Prayitno. 1995. Layanan Bimbingan dan Kopnseling Kelompok (Dasar dan Profil). Jakarta : Balai Aksara

________2004. Layanan Informasi (Seri Layanan Konseling). Padang : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

________2004. Layanan Bimbingan Kelompok dan Konseling Kelompok (Seri Layanan Konseling). Padang : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang.

Romlah, Tatiek. 2006. Teori dan Praktek Bimbingan Kelompok. Malang: Universitas Negeri Malang.

Sagala, H. Syaiful. 2006. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: CV. Alfabeta

Sardiman. A. M. 2011. Interaksi dan Motivasi Belajar-Mengajar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

________2004.Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: CV Rajawali

Sudarmanto, R. Gunawan, AnalisisRegresi Linear Ganda Dengan SPSS, Jakarta: Graha Ilmu

Seniati, L., Yulianto, A., dan Setiadi, B.N. 2005. Psikologi Eksperimen. Jakarta : Indeks

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D Bandung: Alfabeta

Sukardi, Dewa Ketut. 2008. Pengantar Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Suryabrata, S. 2007. Psikologi Kepribadian. Jakarta: Raja grafindo Persada.

Syariffauzan. 2011. Model Pembelajaran Kata. http://syariffauzan.blogspot.com. (Diakses 15 Maret 2012)

Uno, Hamzah B. 2011.Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta : Sinar Grafika

Usman, H dan Purnomo S.A. 2009. Metode Penelitian Sosial. Jakarta : Bumi Aksara.

Winkel, W.S. dan Sri Hastuti, M.M. 2010. Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan.Yogyakarta: Media Abadi.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.