Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan di Pantai Labuhan Jukung Krui Pasca Terbentuknya Kabupaten Pesisir Barat

Endri Yunita, Pargito Pargito, Risma Margaretha Sinaga

Abstract


This research purposes to reveal the socio-economic conditions in fishing communities located on Labuhan Jukung beach. This research is a qualitative research with ethnographic approach using data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The results of the study showed that the results of research did not significantly change the socio-economic life of fishermen. The indicator can be seen from; Low human resources due to the low education of fishing communities, Low income levels due to lack of capital to buy fishing equipment that will affect productivity, Low health awareness, Fishermen's life patterns that look consumptive, Policy the government has not been right on target, The socio-economic situation of the community has resulted in disruption of work stability and the progress of the division region, the research of the socio-economic conditions of fishermen communities in Labuhan Jukung Beach after the expansion has not significantly progressed with the conditions at the time of expansion because government programs based on the vision and mission of division have not touched the lives of fishermen resulting in structural poverty in the community.

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kondisi sosial ekonomi  di masyarakat nelayan yang berada di pantai Labuhan Jukung. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan ethnografi menggunakan teknik pengumpulan data melalui metode wawancara, observasi,dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pasca pemekaran tidak mengubah secara signifika kehidupan social ekonomi nelayan. Indikatornya dapat dilihat dari; Sumber daya manusia rendah karena pendidikan masyarakat nelayan yang rendah,Tingkat pendapatan rendah karena kekurangan modal untuk membeli peralatan tangkap yang akan mempengaruhi produktivitas, Kesadaran terhadap kesehatan rendah,Pola hidup nelayan yang seperti terlihat konsumtif, Kebijakan pemerintah yang belum tepat sasaran, Keadaan sosial ekonomi masyarakat yang demikian mengakibatkan terganggunya stabilitas kerja dan kemajuan daerah pasca pemekaran sehingga menimbulkan kemiskinan struktural.

Kata Kunci : Sosial Ekonomi, Masyarakat Nelayan, Kemiskinan Struktural.


Full Text:

PDF

References


Hamdani, Haris. 2013. Faktor Penyebab Kemiskinan Nelayan Tradisional. Jember : Ilmu Kesejahteraan Sosial, UNEJ.

Kusnadi, 2015. Pembangunan Wilayah Pesisir. Jakarta : Graha Ilmu

Mubyarto. 2007. Pendidikan Tinggi dalam Perspektif Sejarah dan Perkembangannya di Indonesia. Jakarta : UI Press.

Muriel, Saville-Troike. 1982, The Ethnography Of Communication : An Introduction. Southampton : Basil Blackwell Publisher Limited.

Terumingkeng. 2002. Dampak Motorisasi dan Komersialisasi Perikanan Terhadap Perubahan Tingkat Pendapatan, Pola Bagi Hasil dan Munculnya Polarisasi Sosial Ekonomi di Kalangan Nelayan Tradisional dan Modern. Bandung : Pustaka Setia.

Suharto, Edi. 2005. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat, Kajian Strategis Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial. Bandung: Refika Aditama. 2005.

Soekanto, Soerjono.2010. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta : Rajagrafindo Persada.

Wasak, Martha. 2012. Keadaan Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan di Desa Kinabuhutan Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Pasific Juornal


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
The copyright is reserved to The Jurnal Pendidikan Progresif that is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Address:
The Building N FKIP University of Lampung
Jl. Prof. Dr. Soemantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung City
Lampung Province, Indonesia