PERBANDINGAN MORALITAS SISWA MENGGUNAKAN MODEL MORAL REASONING DENGAN VCT MEMPERHATIKAN POLA ASUH

Eti Setiawati, Edy Purnomo, Irawan Suntoro

Abstract


The objective of this research was to find out the students morality differences between those who used MR and VCT learning models by considering parenting patterns. Population 114 and samples 76 were taken with cluster random sampling. This a quasi-experiment research with desain factorial. Data were collected with observations and questionnaires. Hypothesis was tested by using two paths variance analysis and t-test with two independent samples. The results showed: (1) there were students morality differences between those students using MR and those students using VCT. (2) students with authoritarian parenting pattern showed higher moralities that those students with permissive parenting pattern with MR and VCT. (3) there interactions of learning models and parenting patterns to students moralities. (4) students using MR showed higher moralities that those students using VCT in authoritarian parenting pattern. (5) students using VCT showed higher moralities than those students using MR model in permissive parenting pattern.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan moralitas siswa yang pembelajarannya menggunakan model Moral Reasoning (MR) dan VCT dengan memperhatikan pola asuh orang tua dengan populasi sebanyak 114 siswa, sampel 76 siswa yang ditentukan dengan cluster random sampling. Metode penelitian yang digunakan penelitian eksperimen semu dengan desain faktorial. Pengumpulan data melalui observasi dan angket. Pengujian hipotesis menggunakan rumus analisis varians dua jalan dan t-test dua sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan moralitas siswa yang pembelajarannya menggunakan MR dengan yang menggunakan VCT. (2) moralitas siswa dengan pola asuh otoriter lebih tinggi dari pola asuh permisif dengan menggunakan MR maupun VCT. (3) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dan pola asuh orang tua terhadap moralitas. (4) Moralitas siswa dengan MR lebih tinggi dari VCT bagi siswa yang pola asuh otoriter. (5) Moralitas siswa yang pembelajarannya menggunakan VCT lebih tinggi dari MR pada pola asuh permisif.

Kata kunci: Moralitas, model moral reasoning, VCT


Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suharsimi. 2010. Manajemen Penelitian. Rineka Cipta: Jakarta

Budiningsih, A.2004. Belajar dan Pembelajaran, Rineka Cipta, Yogyakarta.

Hakim. T. 2005. Belajar Secara Efektif. Puspa Swara: Jakarta.

Hamalik, Oemar 2001. Proses Belajar Mengajar. Bumi Aksara. Jakarta.

Hurlock, EB. 2005. Perkembangan Anak. Erlangga: Jakarta.

Joyce,B.R, and Weil, M. 2009. Models Of Teaching (edisi ke 8). Allyn And Bacon: Boston.

Kohlberg, L. 1971. Moral Education of Psychological View ( dalam Lee C. Deighton: The Encyclopedia of Education, Vol 6. The Macmillan Company.

Nata, Abuddin, 2003. Akhlak Tasawuf. Raja Grafindo Persada: Jakarta.

Sanjaya,W. 2008. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Kencana: Jakarta.

Sudjana, nana. 2005, Penelitian Proses Hasil Belajar Mengajar. Remaja Rosdakarya: Bandung.

Sugiyono. 2010. Metodologi Penelitian Pendidikan. Alfabeta: Bandung


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
The copyright is reserved to The Jurnal Pendidikan Progresif that is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Address:
The Building N FKIP University of Lampung
Jl. Prof. Dr. Soemantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung City
Lampung Province, Indonesia