Hubungan Lingkungan Belajar Dengan Minat Belajar Mahasiswa Perguruan Tinggi Kota Bandar Lampung Tahun 2018

Rio Aringga, Pargito Pargito, Dian Utami

Abstract


The learning environment has psychological function, while interest is part of psychological aspects, then the discussion between both would be a scientific need. The Research was conducted on Zainal Abidin Street Bandar Lampung City has a formulation of the problem, is there a relationship between the learning environment and student learning interest. This study uses a survey method with quantitative approach, data will be analyzed with descriptive statistics. Based on the results of the sesearch, the conclusion obtained is there was a significant relationship between learning environment and student learning interest. Based on the responses of respondent for each indicator of the sub-variable learning environment and interest in learning, the position of the environment of Jl. Zainal Abidin is indicated that it has not succeeded yet to trigger learning interest.

Lingkungan belajar mempunyai fungsi psikologis sedangkan minat adalah bagian dari aspek-aspek psikologis, maka bahasan megenai relasi antara keduanya kiranya menjadi suatu kebutuhan ilmiah. Penelitian yang dilaksanakan di Jl. Zainal Abidin Kota Bandar Lampung ini memiliki rumusan masalah adakah hubungan antara lingkungan belajar dengan minat belajar Mahasiswa. Penelitian ini menggunaan metode survey dengan pendekatan kuantitatif, data akan dianalisis dengan statistik deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lingkungan belajar dengan minat belajar mahasiswa. Dilihat dari tanggapan responden untuk setiap indikator dari sub variabel lingkungan belajar dan minat belajar, kedudukan lingkungan di kawasan Jl. Zainal Abidin terindikasi masih belum berperan sebagai pendorong minat belajar.

Kata kunci: lingkungan belajar, minat belajar, pendidikan


Full Text:

PDF

References


Crow, L. D., & Crow, A. 1982.An Outline as General Psychology. New York: Littlefield Adam and Co.

Fadilla, A. 1999. Beberapa Teori Psikologi Lingkungan. Yogyakarta: Buletin Psikologi, Volume VII, Nomor 2. Desember 1999.

Hamalik, O. 2015. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Hergenhahn, B.R. 2008. Teori Belajar. Jakarta: Kencana.

Hidayati, N. 2016. Persepsi Siswa Terhadap Kebersihan Lingkungan di SDN 51 Banda Aceh. Banda Aceh: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Prodi PGSD. Volume I Nomor 1.Agustus 2016.

Irfan.2014. Analisis Aksesibilitas Kendaraan Pribadi Menuju Kampus Universitas Negeri Makasar Gunung Sari.Skripsi. Makasar: Universitas Hasanudin.

Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. 2018. Data Mahasiswa. Diperoleh 12 Oktober 2018, dari https://forlap.ristekdikti.go.ii/mahasiswa

Lubabin, F. 2005. Pengaruh Lingkungan Terhadap Perilaku Manusia. Malang: Jurnal Psikoislamika. Jilid II, Terbitan ke-2. Tahun 2005.

Rahayu, A. 2012. Peran Warna Dalam Arsitektur Sebagai Salah Satu Kebutuhan Manusia. Skripsi.Depok.Universitas Indonesia.

Susilowati, A. 2009. Pengaruh Motivasi Minat dan Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Akafarma Sunan Giri Ponorogo.Tesis. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Syah, M. 2014. Psikologi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Syah, M. 2015. Psikologi Belajar. Jakarta: Raya Grafindo Perkasa.

Tondok, M.S. 2009. Stress Kemacetan Lalulintas. Surabaya: Harian Surabaya. Terbitan 18 Agustus 2009.

Virsa, M. 2016. Pengaruh Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Bangkitan Lalu Lintas Pada Koridor Jalan Zainal Abidin Pagar Alam di Kota Bandar Lampung. Tesis. Bandar Lampung: Universitas Lampung.

Zhang, X. 2018. The Impact of Exposure to Air Pollution on Cognitive Performance. USA: Proceedings of the National Academy of Sciences. Volume CXV, No. 37. September 2018.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.