Proses Bermigrasi Dan Kondisi Sosial Ekonomi Migran Suku Banten di Kelurahan Kaliawi Bandar Lampung

Chintya Mutiara Dewi, Trisnaningsih Trisnaningsih, Sugeng Widodo

Abstract


This study aims to find out the process of migrating and the socio-economic condition of Bantenese migrants in Kaliawi Village Bandar Lampung City. The method used was descriptive quantitative analysis. The 110 families were selected through propotional random sampling technique. The data collection technique was done through interview, documentation and questionnaire. Data analysis used percentage and scoring. The results of this study were: 1. The migration process was easy due to several reason the lack of job opportunities in the place of origin (80.78%). Travel migrating Banten tribes to Kaliawi Village was easy (69.23%). The purpose of migrating improved the standard of living (69.23%). The source of information migrating was information from friends (82.7%). 2. Socio-economic conditions was low (61.54%). The education level of the heads of migrant was low (90.38%). The type of migrants job was trader (63.46%), Migrant income was low (69.23%). Ownership of valuables owned by migrants was low ( 61.54%).

Penelitian ini bertujuan mengetahui proses bermigrasi dan kondisi sosial ekonomi migran Suku Banten di Kelurahan Kaliawi Bandar Lampung. Metode yang digunakan deskriptif analisis kuantitaif. Populasi 110 KK dengan teknik propotional random sampling Pengambilan data dengan wawancara, dokumentasi dan kuisioner. Analisis data menggunakan presentase dan scoring. Hasil penelitian ini : 1. Proses bermigrasi mudah meliputi: Alasan Suku Banten migrasi ke Provinsi Lampung kurangnya kesempatan kerja di daerah asal (80,78%). Perjalanan bermigrasi Suku Banten ke Kelurahan Kaliawi mudah (69,23%). Tujuan bermigrasi memperbaiki taraf hidup (69,23%). Sumber informasi bermigrasi adalah informasi dari teman (82,7%). 2. Kondisi Sosial ekonomi rendah (61,54%) meliputi tingkat pendidikan kepala keluarga migran rendah (90,38%). Jenis pekerjaan migran pedagang (63,46%). Pendapatan migran rendah (69,23%). Kepemilikan barang berharga yang dimiliki migran rendah (61,54%).

Kata kunci: migran, migrasi, sosial-ekonomi


Full Text:

PDF

References


Kennan, J and James Walker. 2015. The Effect of Expected Income on Individual Migration Decisions,Preliminary And Incomplate, Journal of The Economic Society Vol 79 No. 1 2015.

Lee, Everett. Diterjemahakan Hans Daeng. 1991. Teori Migrasi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Mantra, Ida Bagus. 1985. Pengantar Studi Demografi. Yogyakarta: Nur Cahaya.

Mantra, Ida Bagus. 2003. Demografi Umum Edisi Kedua. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Munir, Rozy. 1981. Migrasi. Dasar-dasar Demografi. Jakarta: Lembaga Demografi FE UI.

Novitasari, Linda. 2015. Kondisi Sosial Ekonomi Migran di Desa Caturtunggal Kecamatan Depok Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Skripsi. Pendidikan Geografi. FKIP. Universitas Negeri Yogyakarta

Rahmadhania, Citra. 2013. Analisis Pendapatan Para Migran Sektor Informal Untuk Bertahan Hidup (Studi Kasus Pedagang Berstatus Migran di Kota Malang). Jurnal Ekonomi Pembangunan (JEP) Vol.3 No 2 2013.

Singarimbun, Masri. 1995. Meteode Penelitian Survei. LP3S. Jakarta.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif,Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharyono dan Amin. 1994. Pengatar Filsafat Geografi. Dirjen Dikti. Jakarta: Depdikbud.

Tciptoherijanto, Prijono. 2014. Mobilitas Penduduk dan Pembangunan Ekonomi (Artikel) diunduh dari https://www.bappenas.go.id/files/5013/5080/2310/prijono__20091015151109__2385__0.pdf di akses pada 16 Juni 2019 pukul 9.52 WIB.

Wali, M Ikhsan. 2014. Analisis Migrasi ke Kota Banda Aceh. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik Indonesia Vol. 1 No. 1 2014

Wirosuhardjo, Kartono. 1985. Kamus Istilah Demografi. Disunting oleh Yayah B. Lumintang. Pusat Pembinaan dan pengembangan Bahasa. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI. Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.