Pengrajin Gerabah di Desa Podomoro Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu

Rezky Setiawan, Trisnaningsih Trisnaningsih, Sudarmi Sudarmi

Abstract


This study aims to describe the factors that support the continuity of earthenware crafts in Podomoro Village, Pringsewu Sub-district, Pringsewu Distric. This study uses descriptive methods. The population in this study were 30 earthenware craftsmen. Data collection techniques used are interview, questionnaires and documentation. The data were analized by using tables and percentages. The results of the study show that: (1) as much as (93.33%) craftsmen declare that capital facilities were a supporting factor of the earthenware crafts continuity. (2) All craftsmen declare the convenience of raw materials as a supporting factor for earthenware crafts. (3) All craftsmen declare the convenience of labor as a supporting factor for the continuity of earthenware crafts. (4) All craftsmen declare the convenience of transportation facilities as a supporting factor for earthenware crafts. (5) All craftsmen declare that marketing facilities are a supporting factor for earthenware crafts business. (6) There are other reasons as the supporting factor of the continuity of pottery craft which is consumer.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mendukung kelangsungan kerajinan Gerabah di Desa Podomoro Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah pengrajin gerabah sebanyak 30 orang. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah tabel dan persentase.Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Sebanyak (93,33%) pengrajin menyatakan kemudahan modal sebagai faktor pendukung kelangsungan kerajinan gerabah, (2) Seluruh pengrajin menyatakan kemudahan bahan baku sebagai faktor pendukung kerajinan gerabah, (3) Seluruh pengrajin menyatakan kemudahan tenaga kerja sebagai faktor pendukung kelangsungan kerajinan gerabah, (4) Seluruh pengrajin menyatakan kemudahan sarana transportasi sebagai faktor pendukung kelangsungan kerajinan gerabah, (5) Seluruh pengrajin menyatakan kemudahan pemasaran sebagai faktor pendukung kelangsungan usaha gerabah, (6) Terdapat alasan lain sebagai faktor pendukung kelangsungan kerajinan gerabah yaitu konsumen.

Kata kunci: faktor pendukung, gerabah, kerajinan


Full Text:

PDF

References


Agnes, Sawir. 2005. Analisis Kinerja Keuangan dan Perencanaan Keuangan Perusahaan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka.. 226 hlm

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.. 413 hlm

Daldjoeni. 1992. Geografi Baru Organisasi Keruangan dalam Teori dan Praktek. Bandung: Alumni. 228 hlm

Djojodipuro, Marsudi, 1992. Teori Lokasi. Jakarta: Fakultas Ekonomi UI. 239 hlm

Heidjrachman. 1989. Pengantar Ekonomi Perusahaan. Yogyakarta: BPFE. 235 hlm

Kartasapoetra. 1987. Pembentukan Perusahaan Industri. Jakarta: Bina Aksara 128 hlm

Kementrian Republik Indonesia. 2003. Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan Sekretariat Kabinet RI. Jakarta. 128 hlm

Mubyarto. 1987. Pengantar Ekonomi. Jakarta: LP3ES. 305 hlm

Riyanto, Bambang. 1990. Dasar-Dasar Pembelajaran Perusahaan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. 85 hlm

Sandy, I Made. 1985. Geografi Regional Indonesia. Jakarta: Puri Margasri. 363 hlm

Tohir, Kaslan. 1983. Ilmu Usahatani. Jakarta: Rineka Cipta. 213 hlm.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.