Pemetaan Daerah Rawan Longsor di Kecamatan Sumber Jaya Kabupaten Lampung Barat Tahun 2017

Yongki Kurniawan, Dedy Miswar, Irma Lusi Nugraheni

Abstract


This study aims to determine the location of landslide prone points, landslide prone, and factors causing landslides. The research method is secondary data analysis, field survey and data weighting. Data analysis method used Analysis Overlapping Arrange (Map Overlay) and Method Pengharkatan (Scoring). The results showed that the location of the landslide prone point is located in Pekon Simpang Sari and Pekon Sindang Pagar. Each pekon has 5 landslide points, the landslide prone rate is divided into 2 classes ie less vulnerable (44.70 km2 or 36.05%) and prone (79.30 km2 or 63.95%), and the factors that can cause landslide are land cultivation is plantation, rice field and shrubs, rocks of Volcanic-1 material, yellowish Latosol association soil type and rainfall 2000-2500 mm / year, slope of the steep slope.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lokasi titik rawan longsor, tingkat rawan longsor, dan faktor-faktor penyebab terjadinya longsor.Metode penelitian yaituanalisis data sekunder, survei lapangan dan pembobotan data.Metode analisis data digunakan Analisis Tumpang Susun (Map Overlay) dan Metode Pengharkatan (Scoring).Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi titik rawan longsor terletak di Pekon Simpang Sari dan Pekon Sindang Pagar, masing-masing pekon terdapat 5 titik longsor, tingkat rawan longsor terbagi menjadi 2 kelas yakni kurang rawan (44,70 km2 atau 36,05 %) dan rawan (79,30 km2 atau 63,95%), dan faktor yang dapat menyebabkan terjadinya longsor adalah petupan lahan adalah perkebunan, sawah dan belukar, batuan bahan Volkanik-1, jenis tanah assosiasi Latosol kekuningan serta curah hujan 2000-2500 mm/tahun, kemiringan lereng curam.

Kata Kunci: longsor, pemetaan, rawan


Full Text:

PDF

References


Barus Baba. 1999. Pemetaan Bahaya Longsoran Berdasarkan Klasifikasi Statistik Peubah Tunggal Menggunakan SIG. Jurnal Ilmu Tanah dan Bangunan. Bogor.

Habib Subagyo. 2008. Model Spasial Penilaian Rawan Longsor Studi Kasus di Trenggalek. Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional. Jakarta.

Hamid Darmadi. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta. Bandung.

Noeng Muhadjir. 1996. Metodologi Penelitian Kualitatif. Rake Sarasin. Yogyakarta.

Nursid Sumaatmadja. 1988. Studi Geografi Suatu Pendekatan dan Analisa Keruangan. Alumni. Bandung.

Suharsimi Arikunto. 2010. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Rineka Cipta. Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.