DAMPAK KETIDAKSESUAIAN PASAR TRADISIONAL TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PENDUDUK DI TELUK BETUNG

Dewi Laila Nurjanah, Trisnaningsih Trisnaningsih, I Gede Sugiyanta

Abstract


The purpose of this study was to analyze whether any positive and negative effect which are felt by the head of family at the Teluk Betung village, which is caused by the incompatibility of traditional market establishment. The study used a descriptive method. Data were collected by using the questionnaires, observation, and documentation. The data analysis technique was using cross tabbs.The result of study showed that positive effects, are: (1) most head of family (80,0 percent) said that the chance of working is increased, (2) the highest (46,6 percent) status head of family working is entrepreneurship, and (3) most head of family (56,6 percent) got higher income. Even the negative effects are, (1) most head of family (73,3 percent) said that the condition of environment were dirty is caused by the pile of trash, and (2) most the head of family (58,3 percent) said the traffic jam were often happened.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak positif dan negatif yang dirasakan oleh kepala keluarga (KK) di Kelurahan Teluk Betung yang ditimbulkan dari ketidaksesuaian pasar tradisional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tabel silang. Hasil penelitian menunjukkan ketidaksesuaian lokasi pasar tradisional berdampak positif dan negatif. Hasil penelitian menunjukkan dampak positif antara lain: (1) sebagian besar (80,0 persen) KK menyatakan kesempatan kerja meningkat, (2) status pekerjaan KK terbanyak (46,6 persen) adalah berusaha sendiri, dan (3) sebagian besar (56,6 persen) KK berpendapatan lebih tinggi. Dampak negatif antara lain, (1) sebagian besar (73,3 persen) KK menyatakan kondisi lingkungan kotor dengan banyaknya tumpukan sampah, dan (2) sebagian besar (58,3 persen) KK menyatakan kemacetan lalu lintas sering terjadi.

Kata kunci: dampak, ketidaksesuaian, kondisi sosial ekonomi, pasar tradisional.


Full Text:

PDF

References


Damsar. 1997. Sosiologi Ekonomi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Dikun, Sugiyono. 2003. Infrastruktur Indonesia, Sebelum, Selama dan Pasca Krisis. Jakarta: BAPPENAS.

Kamardi, Arief. 2013. Fungsi Sosial Ekonomi Pasar Tradisional Lebak Keranji Kelurahan Bukit Lama Kecamatan Ilir Barat I Palembang (Skripsi). Jurusan Ilmu Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sriwijaya. Palembang: Universitas Sriwijaya.

Kurniadi, Tri dan Tangkilisan. 2002. Ketertiban Umum dan Pedagang Kaki Lima di DKI Jakarta. Yogyakarta: YPAPI.

Menteri Kesehatan RI. Ketetapan Menteri Kesehatan No. 59 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pasar Sehat Tahun 2008. (Online) (http://www.scribd.com/doc/3868605 7/19, diakses pada 10 Mei 2015 pukul 16.00 WIB).

Sagir, Soeharsono. 1982. Kesempatan Kerja, Ketahanan Nasional dan Pembangunan Manusia Seutuhnya. Bandung: Penerbit Alumni Bandung.

Suganda, Emirihadi. 2009. Menelaah Ruang Bertinggal Manusia Pada Permukiman di Sekitar Pasar Permasalahan Perancangan Kota Pada Skala Makro dan Mikro (Tesis). Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia.

Yulianti, Nella. 2011. Dampak Perubahan Lokasi Pasar Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat di Nagari Muaralabuh Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan (Skripsi). Padang: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Andalas.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.