NILAI MORAL DALAM KUMPULAN PUISI ORANG-ORANG KALANG KARYA SETIA NAKA ANDRIAN DAN IMPLIKASINYA

Ratna Purnamasari, Sri Suciati, Pipit Mugi Handayani

Sari


This study aims to describe the moral values in the collection of poetry Orang-Orang Kalang by Setia Naka Andrian and their implications. The data of this research are in the form of words, phrases, or sentences which are physical and mental elements of poetry. These elements are used to find moral value in poetry. The results of the study concluded: (1) There are four moral values of human relations with God, namely worship, faith, seeking God, and remembering death. (2) There are four moral values of human relations with the environment and social society, namely not to forget history and culture, tolerance, love for the country, and parental love for children. (3) There are two moral values of human relations with oneself, namely loyalty and patience.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam kumpulan puisi Orang-Orang Kalang karya Setia Naka Andrian dan implikasinya. Data penelitian ini berupa kata, frasa, atau kalimat yang merupakan unsur fisik dan batin puisi. Unsur tersebut digunakan untuk menemukan nilai moral dalam puisi. Hasil penelitian disimpulkan: (1) Nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan ditemukan empat yaitu beribadah, beriman, pencarian Tuhan, dan mengingat kematian. (2) Nilai moral hubungan manusia dengan lingkungan dan masyarakat sosialnya ditemukan empat yaitu jangan melupakan sejarah dan budaya, toleransi, cinta tanah air, kasih sayang orangtua kepada anak. (3) Nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri ditemukan dua yaitu kesetiaan dan kesabaran.

 

Keywords: moral values, poetry, Orang-Orang Kalang

DOI: http://dx.doi.org/10.23960/Kata.v9.i1.202103


Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Alwi, H. 2011. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Andrian, S. N. 2017. Orang-Orang Kalang. Yogyakarta: Garudhawaca.

Hurgiyantoro, B. 2019. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Indriyaya, H. 2015. Seni Menulis Puisi. Yogyakarta: Gambang.

Jabrohim, et. al. 2009. Cara Menulis Kreatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Keraf, G. 2005. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Kurniandi, A. T. 2019. “Analisis Nilai Moral dan Nilai Sosial dalam Novel Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya Tere Liye dan Implementasinya”. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

Luxemburg, J. V. et.al. 1984. Pengantar Ilmu Sastra (Terjemahan Dick Hartoko). Jakarta: Gramedia.

Ratna, N. K. 2004. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wicaksono, A. 2014. Menulis Kreatif Sastra dan Beberapa Model Pembelajarannya.Yogyakarta: Garudhawaca. Diakses di https://books.google.co.id/books?id=Q_wYAwAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id&source=gbs_ge_summary_r&cad=0#v=onepage&q&f=false pada 05 Juni 2020.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.