Open Access Open Access  Restricted Access Subscription Access

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN MELALUI TEKNIK KOLABORASI SISWA KELAS VII SMP

Ratin Supriadi, Karomani Karomani, Mulyanto Widodo

Abstract


The background of this problem is that it very low on the student’ writing ability of class VII SMP Negeri 1 Ambarawa academic year 2012/2013. That low ability could be seen from student’ short-story. The students still made mistakes that could be seen from various views. The technique research was collaboration technique Dyadic Essay (Pairing Essay Writing) to increase ability students’ short-story writing. Teacher must be able to grow students’ creativity, motivate, innovation so learning fun. The learnt materials to experience possessed by students so students are able to comprehend. The research result of collaboration technique Dyadic Essay can increase the ability students’ short-story writing. First cycle gained average score 69,66, second cycle 70,12, third cycle 72,14 with learning accomplishment 70,59%, 73,53%, and 76,47%. So, the ability of students writing short-story in every cycles has increased and successful indicator has been achieved.

Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan menulis siswa kelas VII SMP Negeri 1 Ambarawa tahun pelajaran 2012/2013. Kemampuan menulis siswa yang rendah tersebut dapat dilihat dari hasil kerja siswa dalam menulis cerpen. Siswa masih melakukan kesalahan-kesalahan yang dapat dilihat dalam berbagai segi. Teknik yang digunakan adalah teknik kolaborasi tipe Dyadic Essay (Menulis Esai Berpasangan) untuk meningkatkan kemampuan siswa menulis cerpen. Teknik tersebut dapat menumbuhkan kreativitas, motivasi, dan inovasi siswa sehingga pembelajaran menyenangkan. Materi disesuaikan dengan pengalaman siswa agar dikuasai lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik kolaborasi tipe Dyadic Essay dapat meningkatkan kemampuan siswa menulis cerpen. Siklus pertama diperoleh nilai rata-rata 69,66; siklus dua70,12; siklus tiga 72,14. Ketuntasan belajar siklus satu 70,59 %; siklus dua 73,53 %; siklus tiga 76,47 %. Dengan demikian, kemampuan menulis cerpen siswa setiap siklus mengalami peningkatan dan indikator keberhasilan telah tercapai.

Kata kunci: cerpen, dyadic essay, menulis,.


Full Text:

PDF

References


A.Z., Arman. 2010.Panduan Menulis Cerpen. Bandar Lampung: Dewan Kesenian Lampung.

Barkley, Elizabert E. dkk. 2012. Collaboratif Learning Techniques. Bandung: Nusa Media.

Gustira, Yinda Dwi. 2012. Kemampuan Menulis Narasi Berdasarkan Tek Drama Siswa Kelas VII SMPN 3 Gedongtataan. Bandarlampung: Universitas Lampung.

Kusumah, Encep dkk. 2008. Menulis 2. Jakarta: Universitas Terbuka.

Setiyadi, Bambang. Metode Penelitian Pengajaran Bahasa Asing. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Silberman, Mel. 2013. Pembelajaran Aktif. Jakarta: PT Indeks.

Sugiarto, Eko. 2013. Cara Menulis Pantun, Puisi, dan Cerpen. Yogyakarta: Khitah Publishing.

Suparno dan M. Yunus. 2003. Keterampilan Dasar Menulis. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.

Tarigan, Hendri,G. 2008. Menulis sebagai Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.