Pengembangan Bahan Ajar Sastra Berbasis Al Bayani Untuk Siswa Kelas XI SMA

Mira Salviani, Mulyanto Widodo, Siti Samhati

Abstract


The aim of this research is to develop literary teaching materials based on the Al Bayani model and test their feasibility in learning short stories in high senior schools. This research uses development through the Borg and Gall model. The procedures in this research are (1) preliminary research, (2) development of teaching materials, and (3) teaching materials or the products. The data sources in field trials were carried out in three schools, SMAS Tamansiswa, SMAN 17 and SMAN 9 Bandarlampung. Data analysis techniques are carried out by transferring quantitative and qualitative data. Quantitative data was qualitative data to obtain a  data description and conclusions. The results of this research can converted in to  "Al Bayani Model Based Literature Learning Module" was declared appropriate for use by students. The feasibility of the results of the trials average of 94.76% with the following: the answers by the teacher 96.18% and students (93.34%).

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar sastra berbasis model Al Bayani dan menguji kelayakannya dalam pembelajaran cerpen di kelas IX SMA. Penelitian ini bersifat pengembangan melalui model Borg and Gall. Prosedur yang dilakukan dalam penelitian ini adalah (1) penelitian pendahuluan, (2) pengembangan bahan ajar, dan (3) produk atau hasil bahan ajar. Sumber data pada uji coba lapangan dilakukan di tiga sekolah, yakni SMAS Tamansiswa, SMA Negeri 17, dan SMA Negeri 9 Bandarlampung. Teknik analisis data dilakukan dengan cara menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dikonversi ke data kualitatif untuk mendapatkan deskripsi data dan simpulan. Hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa “Modul Pembelajaran Sastra Berbasis Model Al Bayani” dinyatakan layak digunakan oleh siswa SMA. Kelayakan hasil uji coba, baik uji coba terbatas maupun uji coba luas didapat rerata 94,76% dengan rincian: penilaian oleh guru sebesar 96,18% dan siswa sebesar (93,34%).

 

Kata kunci: pengembangan, modul, Al Bayani.

    

 


Full Text:

PDF

References


Abdurrahman. 2009. Terjemah Jauharul Maknun (Ilmu Balaghah). Surabaya: Mutiara Ilmu.

Abidin, Yunus. 2013. Pembelajaran Bahasa Berbasis Pendidikan Karakter. Bandung: Refika Aditama.

Ayuliana, Rusma Tamami. 2017. Implementasi Metode Al Bayani Lilmuslimin untuk Mening-katkan Hafalan Al Quran. Malang: Unisma.

Daryanto dan Aris Dwicahyono. 2014. Pengembangan Perangkat Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.

Depdiknas. (2008). Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Dirjendikdasmen.

_________________. (2013). Metodologi Penelitian Sastra, Epistemology, Model,Teori, dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Widyatama.

http://echie-d.blogspot.com/2014/04/pemahaman-hadis-secara-tekstual-dan.html.

Husnan, Muhammad. 2018. Dialektika Tafsir Jami Al Bayani: Telaah Gaya Bahasa Ijaz Terhadap Pemahaman Tafsir. Surabaya: UIN Sunan Ampel.

Munawar, Said Agil Husain dan Mustaqim, Abdul. 2001. Asbabul Wurud, Studi Kritis Hadis Nabi Pendekatan Sosio-Histori-Kontekstua. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Navis, Ali Akbar. 2010. Cerpen Robohnya Surau Kami. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Alfabeta, Bandung: Alfabeta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.