PENGGUNAAN COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY TEKNIK RELAKSASI UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN BERKOMUNIKASI

Berlina Berlina, Giyono Giyono, Syaifuddin Latif

Abstract


This research aims to lower the anxiety level when students communicate with teachers using Cognitive Behavior Therapy approach to relaxation techniques. Methods used quasi experimental design one-group pretest-posttest. The subject are six grade students who experienced high anxiety when communicating with the teacher. Using data collection techniques of observation. The results obtained indicate that the anxiety students when communicating with teachers experienced a decline after administering treatment. This can be seen from the results of the calculation of the value of P (percentage increase) of -51%, meaning that the level of anxiety of students when communicating with the teacher declined 51%. The conclusions of the study, the use of approaches to Cognitive Behavior Therapy relaxation techniques can lower the anxiety level of students when communicating with the teacher.

 

Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan tingkat kecemasan siswa saat berkomunikasi dengan guru menggunakan pendekatan Cognitive Behavior Therapy teknik relaksasi. Metode yang digunakan quasi eksperimen desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian enam orang siswa kelas XI yang mengalami kecemasan tinggi saat berkomunikasi dengan guru. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kecemasan siswa saat berkomunikasi dengan guru mengalami penurunan setelah pemberian treatment. Hal ini terlihat dari hasil perhitungan nilai P (presentase peningkatan) sebesar -51%, yang artinya tingkat kecemasan siswa saat berkomunikasi dengan guru menurun sebesar 51%. Kesimpulan penelitian, penggunaan pendekatan Cognitive Behavior Therapy teknik relaksasi dapat menurunkan tingkat kecemasan siswa saat berkomunikasi dengan guru.

 

Kata kuncicognitive behavior therapy, kecemasan berkomunikasi, relaksasi


Full Text:

PDF

References


Abimanyu, Soli dan Manrihu. 1996. Tekhnik dan Laboratorium Konseling. Jakarta:Proyek Pendidikan Tenaga Akademik Depatemen Pendidikan dan Kebudayan.

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Changara, H. 2003. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Goodwin, Dwight L, Coates, T J. (1976). Helping Students Help Themselves. New Jersey: Prentice Hall.

Kuper, A., & Kuper, J (2000). Social Science Encyclopedia. New York: Rowan & Littlefield Education

Mailani, I. (2011). Semiotika Dalam Komunikasi Pendidikan. [On-Line]. http://www.ikrimamailani.co.cc/20011/03/semiotika-dalam-komunikasi-pendidikan.html. (diunduh tanggal 22 Desember 2012)

Oemarjoedi, A. Kasandra. 2003. Pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam Psikoterapi. Jakarta: Kretif Media.

Rochaini, T dan Indah, T. 2010. Penggunaan Strategi Relaksasi untuk Membantu Siswa Menggurangi Perasaan Cemas dalam Situasi Komunikasi Interpersonal.[On-Line]. ppb. jurnal. unesa. ac.id/bank/jurnal/3._artikel_Fitri_dan_titin.pdf. (diunduh tanggal 22 Desember 2012)

Subandi. 2003. Psikoterapi Pendekatan Konvensional dan Kontempor. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Sudrajat. Akhmad. 2008. Upaya Mencegah Kecemasan Siswa di Sekolah. [On-Line]. http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/01/15/teknik-khusus-konseling/. (diunduh tanggal 11 Desember 2012)

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.