Peningkatan Sikap Positif Terhadap Autonomy Menggunakan Bimbingan Kelompok Teknik Simulasi Game

Ayu Septiyani, Shinta Mayasari, Moch Johan Pratama

Abstract


The problem of this research is the students who have negative attitude in autonomy at school. The problem is whether the group guidance for game simulation techniques can improve students positive attitude towards SMA Negeri 4 Bandar Lampung. The objective of the research is to improve students positive attitudes towards psychological well-being, especially the dimension of autonomy. The quasi eksperimen design untreated control group design with dependent pre-test and posttest was used in this method. The subject of the research were 10 experimental group and 10 control group. Data collection techniques use a autonomy scale. The results showed that attitudes towards the autonomy of students in schools could be improved through group guidance techniques for games simulation techniques, this was shown by the Mann Whitney test results. The results of statistical analysis showed value (Sig.) 0.000 < 0.05 the Ho was rejected by Ha accepted.

Masalah penelitian ini adalah siswa yang memiliki sikap negatif terhadap autonomy di sekolah. Permasalahannya adalah “apakah layanan bimbingan kelompok teknik simulasi games dapat meningkatkan sikap positif siswa terhadap autonomy pada siswa kelas XI SMA Negeri 4 Bandar Lampung. Tujuan penelitian untuk meningkatkan sikap positif siswa terhadap kesejahteraan psikologis khususnya dimensi autonomy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen desain untreated control group design with dependent pre-test and posttest. Subjek penelitian yaitu 10 orang kelompok eksperimen dan 10 orang kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan skala sikap kemandirian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap terhadap autonomy siswa di sekolah dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok teknik simulasi games,  hal ini ditunjukkan hasil uji Mann Whitney. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai (Sig.) 0,00 < 0,05, maka Ho ditolak Ha diterima.

Kata kunci: bimbingan dan kelompok, bimbingan kelompok teknik simulasi game, autonomy


Full Text:

PDF

References


Anggraini T. (2014). Hubungan Antara Psikologikal Will Being Dan Kepribadian Hardiness Dengan Stress Pada Petugas Port Security. Diambil dari UNESA Vol 4 No 2. (diakses pada tanggal 18 Maret 2018)

Bandura, A. (2001). Social Learning and Cognitive Theory:An Agentic Perspective. Annual Review Of Psychology. Diambil dari Jurnal Psikologi Undip Vol 3 No 2. (diakses tanggal 23 Maret 2018)

Erikson, E. (2008). Explorer Of Identity and the Life Cycle. Palgrave: Macmillan. Diambil Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Vol 4 No 1. (diakses tanggal 14 April 2018)

Megawati, E. (2015). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Psychological Well-Being. Diambil dari Jurnal Pendidikan Vol 4 No 8 (diakses tanggal 2 Januari 2018)

Melianasari, D. (2015). Penerapan bimbingan kelompok melalui teknik permainan simulasi dan untuk meningkatkan kecerdasan emosi siswa. Diambil dari Jurnal Upi Vol 1 No 1. (diakses tanggal 5 januari 2018)

Prayitno & Amti. (2008). Layanan Bimbingan Kelompok dan Konseling Kelompok. Jakarta: Rineka Cipta.

Rogers, C. (2003). On Becoming a person. London: United Kingdom.

Rusmana, N. (2008). Teknik Simulasi Permainan (Games & Play). Bandung: Rizqi Press.

Ryff, C. (2014). Psychological Well-Being Revisited : Advances in the Science and Practice of Eudaimonia. Diambil dari Journal of Psychotherapy and Psychosomatics Vol 2 No 4. (diakses Tanggal 3 Mei 2018)

Sari, R. (2015). Tingkat Psikologis Will Being pada remaja panti sosial bina remaja Yogyakarta. Diambil dari Jurnal UNY Vol 2 No 1. (diakses tanggal 17 Februari 2018)

Sudjana. (2002). Metode Statistika. Bandung: Tarsito.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Tanujaya, W. (2014). Hubungan Kepuasan Kerja Dengan Kesejahteraan Psikologis (Psychological well being) Pada Karyawan Cleaner (Studi Pada Karyawan Cleaner Yang Menerima Gaji Tidak Sesuai Standar Ump Di PT. Sinergi Intergra Service, Jakarta). Diambil dari Jurnal Pendidikan Vol 2 No 4. (diakses tanggal 16 Desember 2018)

Triwahyuningsih, Y. (2017). Hubungan Antara Self Esteem Dan Kesejahteraan Psikologis. Diambil dari Jurnal Psikologi Pendidikan Vol 4 No 1. (diakses tanggal 27 Desember 2018)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.