Penggunaan Layanan Konseling Kelompok untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa

Astrid Diah Amili Putri, Yusmansyah Yusmansyah, Ratna Widiastuti

Abstract


The problem in this research was the low of students’ learing motivation. The purpose of this study was to improve the students’ motivation of grade VII students in Xaverius Junior High School 4 Bandar Lampung. The method used in this research was quasi experimental design. There are 8 students as the subject of this research from class VII C who had low learning motivation. Data collection technique used the scale of motivation to learn. Data analysis used Wilcoxon test. The result of this reaserch indicated that there was an increase in learning motivation by using group counseling services. This could be seen from the result of pretest and posttest obtained Zcount = -2.226 and Ztable = 1.645. Then, Zcount: -2.226 ≤ Ztable: 1.645 from the hypotesis, Ho was rejected while Ha was accepted. the conclusion in this study was by using group counseling services.

Masalah dalam penelitian ini adalah motivasi belajar siswa rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar dengan menggunakan layanan konseling kelompok kelas VII di SMP Xaverius 4 Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental design. Subjek penelitian ini sebanyak 8 siswa dari kelas VII C yang memiliki motivasi belajar rendah. Teknik pe-ngumpulan data dengan menggunakan skala motivasi belajar. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan motivasi belajar dengan menggunakan layanan konseling kelompok. Hal ini ditunjukkan dari hasil yang diperoleh Zhitung=-2,226 dan Ztabel= 1,645, maka Zhitung: -2,226 ≤ Ztabel: 1,645 Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Motivasi Belajar Siswa dapat ditingkatkan dengan Menggunakan Layanan Konseling Kelompok.

Kata kunci: motivasi belajar, konseling kelompok, siswa



Full Text:

PDF

References


Arikunto. S. 2002. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta..

Damayanti, C. 2013. Meningkatkan Perilaku Disiplin Berlalu Lintas dengan Menggunakan Layanan Konseling Kelompok. Jurnal Bimbingan Konseling. Volume 2. No. 4. Halaman 7.

Hasanah, Q. 2015. Penggunaan Layanan Konseling Kelompok Untuk Meningkatkan Self Esteem Pada Siswa Kelas XI. Jurnal Bimbingan Konseling. Volume 4 No. 3. Halaman 3.

Nazir. 2013. Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Nurhakim, I. 2014. Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII Menggunakan Layanan Bimbingan Kelompok. Jurnal Bimbingan Konseling. Volume 3. No. 4. Halaman7.

Rafiqah, M. 2013. Pengaruh Motivasi Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Siswa. Jurnal Bimbingan Konseling. Volume 2. No. 2. Halaman 4.

Ricko, W. 2015. Analisis Kesulitan Belajar Mata Pelajaran Statitika Kompetensi Keahlian Teknik Gambar Bangunan Siswa SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Jurnal Fakultas Teknik UNY. Volume 2 No. 2. Halaman 2 dan 5.

Safitri, Y. 2017. Penggunaan Layanan Konseling Kelompok Teknik Role Playing Untuk Meningkatkan Komunikasi Interpersonal. Jurnal Bimbingan Konseling. Vol. 5. No. 4. Halaman. 5.

Samidi. 2015. Pengaruh Strategi Pembelajaran Student Team HeroicLeadership Terhadap Kreativitas Belajar Matematika Pada Mata Siswa SMP Negeri 29 Medan TP. 2013/2014. Jurnal EduTech. Volume 1. No. 1. Halaman 6.

Sardiman, A.M. 2001. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Sudjana. 2002. Metode Statistik. Bandung: Tarsito

Suryabrata, S. 2007. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Yondari. 2013. Penggunaan Layanan Konseling Kelompok Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri dalam Belajar. Jurnal Bombingan Konseling. Vol. 2. No. 2. Halaman 4.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.