Pengaruh Peer Group Terhadap Konsep Diri Siswa

Luqman Nul Hakim, Yusmansyah Yusmansyah, Ratna widiastuti

Abstract


The purpose of this study was to identify the influence of peer group toward students self concept. The problem in this study was the students self concept. The research method was correlation. The samples were as many as 64 students on Junior High School 13 Bandar Lampung who were determined by simple random sampling technique. The data collecting technique used was a scale of peer group and self-concept. The result data analysis was using simple linear regression analysis, which showed that there was significant influence of peer group toward self concept with index a = 0,00 < a = 0,05; Ho was rejected and Ha was accepted. Coefficient Correlation score = 0.635, and the coefficient of determination score = 0,404 or 40.4% which can be interpreted that peer group contributed as much as 40.4% toward the self concept.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh peer group terhadap konsep diri siswa. Masalah dalam penelitian ini adalah konsep diri siswa. Metode penelitian adalah korelasional. Sampel penelitian sebanyak 64 orang siswa di SMP Negeri 13 Bandar Lampung yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala peer group dan konsep diri. Hasil analisis data menggunakan Analisis Regresi Linear Sederhana menunjukkan ada pengaruh peer group terhadap konsep diri yang signifikan dengan indeks ? = 0,00 < ? = 0,05; maka Ho ditolak dan Ha diterima. Nilai koefisien korelasi = 0,635 dan nilai koefisien determinasi = 0. 404 atau 40,4% dapat ditarfsirkan peer group memiliki kontribusi sebesar 40,4% tehadap konsep diri.

Kata kunci : bimbingan dan konseling, peer group, konsep diri

Full Text:

PDF

References


Azwar, S. 2012. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Baron, R.A. Byrne, D. 2005. Psikologi Sosial. Jilid 2. Edisi Kesepuluh. Alih Bahasa: Ratna Djuwita. Jakarta: Erlangga

Burns, R.B. 1993 Konsep diri : teori, pengukuran, perkembangan, dan perilaku. Jakarta: Arcan

Crain, W. 2014. Teori perkembangan, Yogyakarta: Pustaka belajar.

Calhoun, J.F dan Acocella, J.R. 1990. Psikologi tentang Penyesuaian dan Hubungan Kemanusiaan. Alih bahasa: Satmoko. Semarang : IKIP Semarang Press.

Geldard, C. Geldard, D. 2001. Konseling remaja : pendekatan proaktif untuk anak muda.Alih Bahasa: Eka A. Yogyakarta: Pustaka belajar

Hurlock, E. 2005. Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.

Hutagalung, Inge. 2007. Pengembangan Kepribadian: Tinjauan Praktis Menuju Pribadi Positif. Jakarta: Indeks.

Jahja, Y. 2011. Psikologi perkembangan. Jakarta:Kencana.

Myers, D.G. 2012. Psikologi Sosial. Terjemahan. Jakarta: Salemba Humanika

Rakhmat, J. 2005, Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Santrock.2007. Remaja Edisi Kesebelas. Jakarta: Erlangga.

Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung. Alfabeta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.