PENGGUNAAN STRATEGI COPING PADA SISWA KELAS X SMK SWADHIPA 2 NATAR

Sespita Darmalia DJ, Giyono Giyono, Diah Utaminingsih

Abstract


The purpose of this study was to investigate the use of coping strategies in class X. The problem in this research was the use of coping strategies. The method used in this research was descriptive comparisons that were analyzed with statistical methods to determine the percentage of answers from the respondents. Subjects of this study were class X TKJ as many as 40 students. Data collection technique used coping scale. The results of this study showed that students who use PFC are 48% male and 6,7 % female students. Students who use the EFC amounted to 52% boys and 93,3 % girls, which means that gender affects the use of coping strategies in addressing the problem. It can be concluded that the X class of TKJ SMK Swadhipa 2 Natar both men and women use different coping in overcoming the problem.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan strategicoping pada siswa kelas X. Masalah dalam penelitian ini adalah penggunaan strategi coping.Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptifkomparasikemudian dianalisis dengan metode statistik untuk mengetahui tingkat prosentase jawaban dari responden.Subjek penelitian ini siswa kelas X TKJ sebanyak 40 siswa.Teknik pengumpulan data menggunakan skala coping.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa siswa yang menggunakan PFC sebesar 48% laki-laki dan 6,7% siswa perempuan. Siswa yang menggunakan EFC sebesar 52% siswa laki-laki dan 93,3% siswa perempuan, yang artinya bahwa jenis kelamin mempengaruhi penggunaan strategi coping dalam mengatasi masalah. Dapat disimpulkanbahwa siswa kelas X TKJ SMK Swadhipa 2 Natar baik laki-laki maupun perempuan menggunakan coping yang berbedadalam mengatasi masalah.

Kata kunci: bimbingan dan konseling, coping, strategi coping


Full Text:

PDF

References


Billings, AG., & Moos, RH. 1984. Coping,stress, and social resources among adults with unipolar depression. Journal of Personality and Social Psychology, 46,877-891

Cheshire, G, L., Campbell, M, A. 1997. Adolescent Coping: Differences in the Styles and Strategies Used by Learning Disabled Compared to Non Learning Disable Adolescent. Australian Journal of Guidance and Counselling.Vol 7, No. 1. Hal 65-73.

Folkman, S. & Lazarus, R. S. 1984. Personal control and stress and coping processes: A theoretical analysis. Journal of Personality and SocialPsychology, 46, 839-852

Hamilton, S., and Fagot, B.I. 1988 Chronic stress and coping styles: A comparison of maleand female undergraduates Journal of Personality and Social Psychologyvol 55 pp 819-822

Handoko, T.H. 2012. Manajemen personalia dan sumberdaya manusia (edisi kedua) BPFE Yogyakarta.

Ivancovich Debra A. 2004. The role of existential coping and spiritual coping in anticipatory grief thesis from trinity westem university.

Margono.2005. Metode Penelitian Pendidikan Komponen MKDK. Jakarta:Rineka Cipta.

Mutadin, Z. 2002. Mengembangkan Keterampilan Sosial Pada Remaja. http://www.epsikologi.com.Diakses pada tanggal 05 Febuari 2013.

Pramadi, A., Lasmono, H, K. 2003. Coping Stres Pada Etnis Bali, Jawa, dan Sunda.Jurnal:Anima. Vol 18, No 4.

Putrianti, F, G. 2007. Kesuksesan Peran Ganda Wanita Karir Ditinjau dari Dukungan Suami, Optimisme, dan Strategi Coping. Jurnal Indigenous vol 9,no 1, hal 3-17.

Sugiyono. 1997. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R dan D. Bandung: Alfabeta.

Smet, B. 1994.Psikologi Kesehatan. Jakarta: Gramedia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.